RADARSEMARANG.ID, Semarang - Viralnya di media sosial terkait CCTV milik Pemkot Semarang, yang nyasar ke rumah warga dan menyorot aktivitas di salah satu kamar warga dan memicu kehebohan.
Apalagi aktivitas di rumah warga tersebut bisa dipantau dari website milik Pemkot yakni Pantau Semarang CCTV Online.
Menanggapi hal ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang, Soenarto menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di RT 8 RW 3, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.
Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung melakukan pengecekan lokasi CCTV viral bersama dengan ketua RW dan Lurah Kuningan.
“Setelah di cek ternyata CCTV bantuan Pemkot ini rusak sebulan lalu. Sebelumnya ada di pertigaan kampung, karena rusak kemudian diperbaiki secara mandiri oleh warga,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (26/12).
Masalah bermula, ketika CCTV rusak Warga kemudian melaporkan hal tersebut ke kelurahan dan dihubungkan ke Diskominfo.
Oleh teknisi, selanjutnya melakukan pengecekan mandiri. Diketahui kabel dari CCTV tersebut putus.
“Namun, karena jarak lokasi kamera CCTV yang rusak ke NVR (Network Video Recorder) cukup jauh, yakni sekitar 50 meter. Kebetulan teknisi yang bertugas tidak membawa kabel sepanjang itu, maka dijanjikan awal Januari oleh teknisi tersebut untuk diperbaiki,” jelasnya.
Soenarto mengakui jika teknisi yang bertugas saat itu hanya membawa kabel yang pendek dan perlengkapan terbatas.
Sehingga atas inisiatif sekretaris RT, kamera tersebut disimpan dirumahnya hingga viral seperti saat ini.
“Atas inisiatif sekretaris RT, sementara kamera CCTV ditaroh rumahnya dengan kondisi rumah sebagimana yang viral,” tambahnya.
Sunarto menyebut jika perbaikan dan penggantian kabel oleh Diskominfo akan dilakukan pada Senin (30/12) mendatang.
“Senin besok akan dilakukan perbaikan dan pergantian kabel, nanti sekalian menindaklanjuti laporan pak RW perihal beberapa RT di RW 3 yang mengalami kerusakan,” pungkasnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi