Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Suarakan Keadilan Korban SMKN 4 Semarang, Gelar Aksi Solidaritas Gamma dan Teatrikal Penembakan

Ida Fadilah • Jumat, 29 November 2024 | 19:57 WIB
Aksi menggelar teatrikal penembakan bentuk protes tewasnya pelajar SMKN 4 Semarang ditembak polisi, Jumat (28/11/2024) sore.
Aksi menggelar teatrikal penembakan bentuk protes tewasnya pelajar SMKN 4 Semarang ditembak polisi, Jumat (28/11/2024) sore.

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Masyarakat Kota Semarang menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya siswa SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy usai ditembak oknum polisi.

Ratusan orang yang terdiri dari mahasiswa, siswa rekan korban, dan aktivis menyuarakan keadilan di depan gedung Mapolda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kamis (28/11/2024).

Mereka menginginkan keadilan bagi korban. Bersama-sama aksi ini mengawal penanganan kasus yang menewaskan Gamma hingga selesai.

Dorongan pengusutan dan transparansi disuarakan dengan lantang.

Mereka mengecam tindakan polisi yang kejam telah menembak pelajar ini hingga mengakibatkan tewas.

"Polisi gagal dalam menegakkan keadilan berjalan dengan sebenarnya. Justru menjadi pembunuh," seru pendemo diikuti sorakan riuh pendemo.

Dalam aksi ini juga disampaikan jika kepolisian telah menggiring opini masyarakat dengan menyebut korban terlibat tawuran.

Padahal diketahui para korban merupakan pelajar berprestasi terutama di bidang paskibra.

Dalam aksi ini, juga dilakukan aksi teatrikal menggambarkan seorang pemuda yang duduk bersimpuh, kemudian ditembak oleh lelaki yang mengenakan atribut bak polisi.

Masa juga membakar cone jalan di akhir demo.

Koordinator LBH Semarang Muhammad Safali menuturkan aksi yang dilakukan 500an orang ini sebagai bentuk protes atas tindakan di luar ketentuan hukum.

Ia menyebut penembakan aparat kepolisian adalah brutalitas.

Aksi menggelar teatrikal penembakan bentuk protes tewasnya pelajar SMKN 4 Semarang ditembak polisi, Jumat (28/11/2024) sore. 
Aksi menggelar teatrikal penembakan bentuk protes tewasnya pelajar SMKN 4 Semarang ditembak polisi, Jumat (28/11/2024) sore. 
 

Ia mendesak pelaku Aipda RZ yang saat ini sudah ditahan di Polda Jateng dapat dilakukan proses penegakannya secara tegas.

"Harapan kami adalah proses penegakan hukumnya itu tetap dikawal oleh masyarakat sipil, dan juga proses hukumnya harus mendapatkan hukuman yang saya adil-adilnya bagi-bagi pelaku gitu ya," tuntutnya.

Lebih jauh ia ingin memastikan negara harus hadir di Jawa Tengah seperti LPSK, Ombudsman, Kompolnas, hingga Kementrian Hak Asasi Manusia (HAM).

Termasuk dalam memberikan ganti kerugian restitusi terhadap keluarga maupun perlindungan hukum terhadap saksi.

Menurutnya, hal itu harus dipastikan bahwa tidak boleh ada ancaman ada intimidasi di mana-mana.

Pasalnya, apa yang dibeberkan Berdasarkan data yang ia peroleh termasuk dari pihak sekolah, bahwa

"Karena yang kami dengar hari ini ada semacam skema yang itu sebetulnya di luar dari pada fakta yang sebenarnya," tambahnya.

Ia menyebut telah berusaha menemui korban namun masih kesulitan. Hal itu patut diduga adanya intimidasi

Satrio Evandrio siswa SMA 2 Mranggen datang jauh bersama teman-teman sebagai solidaritas dan menegakkan keadilan.

"Dengan adanya ini semoga keadilan akan tetap ditegakkan. Meskipun tidak seluruhnya," tuturnya. (ifa)

Editor : Tasropi
#aparat kepolisian #aksi solidaritas #oknum polisi #Gamma Rizkynata Oktafandy #LBH Semarang #smkn 4 semarang #Aipda RZ #aksi teatrikal