Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Cari Solusi 'Cumi-Cumi Darat', Trans Semarang Bakal Kumpulan ATPM Bus

Adennyar Wicaksono • Selasa, 5 November 2024 | 23:00 WIB
Armada Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang Koridor 2.
Armada Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang Koridor 2.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Badan Layanan Umum (BLU), Trans Semarang mencoba mencari solusi agar armada bus tidak mengeluarkan asap hitam atau, kerap disebut 'Cumi-Cumi Darat' dan kerap dikeluhkan masyarakat.

Kepala BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto menjelaskan, beberapa upaya telah dilakukan untuk meminimalisir asap hitam yang keluar armada Trans Semarang.

Baca Juga: Viral Aksi Klitih di Magelang Ternyata Pelakunya Belum Tertangkap, Polisi Bilang Begini

Salah satunya dengan menggunakan konversi bahan bakar gas. Namun masalah asap hitam tetap keluar, karena armada Trans Semarang menggunakan mesin disel.

"Sudah ada beberapa upaya, tapi belum bisa mengurangi secara signifikan asap hitam yang keluar dari armada Trans Semarang," katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (5/11).

Belum lama ini, kata Haris, ada upaya lain yang dilakukan di armada koridor II dengan menambahkan katalis. Namun upaya tersebut belum berhasil meminimalisir keluarnya asap hitam.

"Sudah kami coba beberapa pekan dengan memasang katalis, tapi belum signifikan," tambah dia.

Baca Juga: Bus Agra Mas Tabrak Truk di Tol Semarang-Batang, Satu Orang Tewas

Upaya lainnya, kata dia, bekerjasama dengan salah satu perusahaan oli mesin dengan menambahkan cairan ke bahan bakar, selama kurang lebih satu pekan tapi juga belum efektif.

"Ternyata cairan yang kita injek ke bahan bakar, tidak efektif mengurangi asap yang keluar hasil pembakaran," ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, pekan depan akan mengundang agen tunggal pemegang merek (ATPM), untuk melakukan sharing dan diskusi, khususnya Isuzu, Mitsubishi dan Hino yang digunakan sebagai armada Trans Semarang.

Sharing tersebut kata dia, Trans Semarang akan menanyakan langsung ke ATPM terkait penggunaan bahan bakar yang tepat digunakan armada Trans Semarang.

"Nanti kita akan tanyakan, bahan bakar yang cocok apa, dan merk ini seharusnya digunakan di medan seperti apa, agar bisa menekan gas buang," bebernya.

Terkait peremajaan atau pergantian armada baru, pihaknya menunggu arahan dari Pemkot Semarang, yang sedang melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat.

Pasalnya rencananya, dari pemerintah pusat ada rencana pembangunan dedicated line Trans Semarang mulai dari Simpang Jerakah sampai Pedurungan.

"Informasinya akan dibuatkan jalur khusus dan menggunakan bus elektrik. Harapan kita tentu bisa dilaksanakan secepatnya. Kami masih menunggu arahan itu,"pungkasnya. (den/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#trans semarang #brt trans semarang #cumi cumi darat