RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Rogojembangan menunjukkan peluang untuk menjadi sebuah pilar ekonomi kerakyatan.
Meskipun dalam melaksanakan UMKM yang keeua mengalami penurunan penjualan produk, UMKM tetap menjadi sebuah alternatif bergeraknya perekonomian masyarakat, karena UMKM bersifat fleksibel dan mudah berinovasi, serta dengan adanya UMKM dapat menghasilkan produk yang menjadi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan observasi secara langsung di wilayah Rogojembangan Barat RT 4 RW IV. Ketua RT 4, Mukofifin menyebutkan bahwa pameran UMKM yang kedua ini bertambah dari pameran pertama bulan September kemarin dari UMKM yang mengikuti 22 UMKM
"Pada pameran yang kedua 20 Oktober ada 26 UMKM dan lebih banyak produk hasil rumahan yang banyak ditampilkan," katanya.
Mukofifin juga menyampaikan rencana pameran UMKM bisa diikuti seluruh RT di wilayah Rogojembangan RW IV dan akan berkoordinasi dengan RW IV Djuni Purwoko dan pengurus RW.
UMKM RT 04 masih tahap pengembangan lebih lanjut agar dapat mempertahankan keberlangsungan usahanya masing-masing para pelaku usaha yang masih banyak pertimbangan, karena untuk kelangsungan hidup sehari-hari.
"Sehingga dengan adanya Program pameran UMKM yang direncanakan sebulan sekali, dapat meningkatkan peran Usaha Mikro Kecil Menengah dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan pengentasan rakyat dari kemiskinan terutama di wilayah RT 4," imbuhnya.
Dengan harapan dapat mewujudkan hubungan yang baik antara masyarakat dan pemilik UMKM, sehingga terwujud rencana struktur perekonomian di Wilayah RT 4 RW IV yang seimbang, berkembang dan berkeadilan.
Untuk pameran UMKM yang kedua dimulai pukul 07.30 wib, sebelum acara UMKM dimulai, pukul 6.00 wib diadakan senam bersama yang diikuti para remaja, ibu dan bapak warga Rogojembangan RW IV dipandu oleh struktur senam profesional yang sering memandu senam.
Dalam acara UMKM yang kedua, para pengunjung yang membeli produk UMKM yang senilai Rp 10.000 dan keliptannya akan diberikan kupon undian.
Untuk kupon undian akan diundi dan yang mendapatkan bisa menebus murah sembako antara lain beras 5kg dengan harga Rp 30.000, Minyak 1 liter harga Rp 7.500 dan gula pasir 1 kg harga Rp 8.000.
Banyak pengunjung yang berminat untuk mendapatkan undian sehingga bisa menebus harga murah sembako yang kulitasnya baik yang sudah disediakan panitia UMKM.
Pameran UMKM ditutup pukul 10.00 WIB dan pengunjung yang mendapatkan undian sangat senang sekali karena bisa menebus sembako yang murah dari harga pasar atau harga swalayan. (tri/bas)
Editor : Baskoro Septiadi