Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jelang Pendaftaran ke KPU, Tujuh Partai Non Parlemen Ungkap Alasan Dukung Yoyok-Joko Santoso

Adennyar Wicaksono • Rabu, 28 Agustus 2024 | 17:23 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tujuh partai non parlemen yang ada di Kota Semarang, merapat ke pasangan calon (Paslon) Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yok Jos), Selasa (27/8) malam.

Adapun tujuh parpol ini adalah Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Hanura, Partai Kebangkitan Nusantara, Partai Garuda, Partai Bulan Bintang, dan Partai Perindo.

Mereka membawa 50 ribu suara, hasil Pileg 2024 April kemarin. Hasil itu akan dijadikan kekuatan baru dalam kontestasi Pilwakot 2024 November mendatang untuk memenangkan Yok Jos.

Adapun paslon yang diusung Demokrat ,Gerindra, PKS, PKB, PAN, PSI, PPP dan Nasdem ini, rencana akan mendaftar ke KPU Kota Semarang pada Rabu (28/8) siang, diantar oleh perwakilan petinggi partai pengusung dan pendukung.

"Kita sengaja menginisiasi deklarasi mendukung Yoyok - Joko Santoso karena punya sejarah. Selain sebagai putra mantan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip. Keduanya juga anggota di legislatif DPR RI dan DPRD," kata Ketua Partai Gelora Kota Semarang, Danang Setiawan usai deklarasi.

Selain itu, kata Danang secara hitungan politik Paslon ini memiliki kans besar memenangkan Pilwakot Semarang.

Tujuh partai kata dia, juga menitipkan semangat perubahan agar Kota Semarang lebih baik lagi.

"Kami punya kekuatan besar jika dikumpulkan bersama, intinya kami meminta ada perubahan di Kota Semarang jika Yoyok-Joko terpilih," tegasnya.

Pria yang menjembatani pimpinan keenam partai lain untuk merapat ke Yok Jos, mengaku menitipkan aspirasi. Yakni, bisa memperkuat sektor pendidikan dengan pembangunan manusia bisa ditingkatkan.

"Infrastruktur memang sudah bagus, tapi pendidikan harus ditingkatkan untuk membantu bangsa ini, salah satunya dengan memperbanyak sekolah gratis," pungkasnya.

Sementara itu calon Wali Kota, Yoyok Sukawi menjelaskan jika komunikasi dengan ketujuh partai ini sudah berlangsung cukup lama.

"Sudah cukup lama, namun memang deklarasi baru sekarang karena kita menunggu calon wakil," bebernya.

Bahkan CEO PSIS ini menyebut jika, partai non parlemen yang ada sejalan dengan Yok Jos, dan menjadi satu kekuatan untuk memenangkan Pilwakot.

Dirinya memperkirakan Partai Golkar akan segera merapat, apalagi PSI yang sebelumnya mengusung Dico Ganinduto sudah memberikan rekomendasi ke Yok Jos.

"Mereka menjadi kekuatan baru, karena punya 50 ribu perolehan suara. Struktur kebawah lengkap, tentu kita bertambah optimis," katanya.

Sementara itu, calon Wakil Wali Kota, Joko Santoso, menjelaskan jika aspirasi dari tujuh partai non parlemen ini akan dibawa saat dirinya bersama Yoyok memenangkan Pilwakot.

"Harapan kita mereka bisa berkontribusi, untuk memenangkan kami. Selain itu juga mengusulkan program unggulan yang akan kita masukkan ke visi-misi yang akan kita kawal bersama," tegasnya.

Senada dengan Yoyok, politikus partai Gerindra ini mengaku kekuatan yang dimiliki tujuh partai non parlemen bisa digunakan untuk memenangkan Pilwakot Semarang.

"Mereka punya 50 ribu suara, jelas mendongkrak suara kita nanti," pungkasnya. (den/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Yok Jos #yoyok sukawi #Joko Santoso #Pilwakot Semarang 2024