Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Kota Semarang Darurat Gengster, Tawuran Bikin Warga Panik

Deka Yusuf Afandi • Senin, 26 Agustus 2024 | 20:20 WIB
Dua orang remaja dari gengster saling serang menggunakan clurit yang sudah dimodifikasi.
Dua orang remaja dari gengster saling serang menggunakan clurit yang sudah dimodifikasi.

 

RADARSEMARANG.ID - Akhir-akhir ini banyak beredar video sekelompok orang yang mengatasnamakan gangster membuat panik warga Kota Semarang.

Bagaimana tidak panik, karena gangster tersebut membawa sejumlah alat senjata tajam yang panjangnya hampir 3 meter bahkan lebih.

Aksi nekat para remaja tanggung ini dilakukan karena adanya saling tantang di media sosial dan berujung bentrok.

Seperti yang terjadi di Semarang Utara pada Jumat (23/8/2024) lalu. Dua kelompok gesngster saling serang yang menyebabkan satu orang tewas di Lokasi dan satu korban luka.

Bahkan beredar sebuah foto yang memperlihatkan, kondisi mengenaskan di bagian perut salah seorang korban tawuran.

Tak berhenti di itu saja, belum genap sepekan tawuran di Semarang Utara, tawuran Kembali pecah di  Jalan Dr. Cipto Kota Semarang, tepatnya depan Jalan Rejosari VII, Kota Semarang.

Dalam video Nampak dua orang saling serang menggunakan senjata tajam jenis clurit yang sudah dimodifikasi.

Kejadian ini mengubah suasana kota menjadi sangat tegang dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga sekitar.

"Aksi saling gantol dua gangster, Minggu pagi setengah 4,” tulis caption infokriminalsemarang.

Warga di sekitar lokasi kejadian langsung mencari perlindungan untuk menghindari kekerasan yang berlangsung.

Beberapa di antara mereka bahkan merekam insiden tersebut menggunakan ponsel yang kemudian beredar luas di media sosial.

Identitas para pihak yang terlibat tawuran dan motif di baliknya masih belum terungkap secara jelas. (dka/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#gengster #gengster semarang #TAWURAN