RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polisi mengungkapkan hasil visum mahasiswi PPDS Anestesi Undip Semarang yang ditemukan meninggal di dalam kos pada Senin (12/8) lalu.
Korban yang merupakan ASN RSUD Kardinah Kota Tegal bernama dr Aulia Risma Lestari ternyata tak hanya satu kali menyuntikkan obat bius Roculax kedalam tubuhnya.
Roculax, yang termasuk obat bius keras menjadi penyebab mendiang Aulia Risma Lestari merenggut nyawa lantaran mati lemas.
Hal itu diaungkapkan oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.
Dari hasil visum menunjukkan bahwa di punggung lengan kiri korban terdapat tiga bekas suntikan obat bius.
Obat diduga disuntikkan di tubuh korban berdasarkan temuan sisa obat di kamar kos almarhumah daerah Lempongsari, Semarang.
"Hasil visum ditemukan perlukaan di punggung lengan kiri, memang perlukaan ada tiga titik, besarannya nol koma sekian sentimeter. Diduga bekas suntikan karena di TKP ditemukan bekas suntikan. Ada sisa obat untuk memperlemah otot yang kaku menurut medis," kata Irwan.
Irwan menyebut hasil pemeriksaan luar ada tanda-tanda mati lemas namun tidak ada luka bekas kekerasan.
Meski demikian penyebab pasti kematian belum bisa dipastikan sebab keluarga tidak ingin autopsi.
"Karena tidak ada bekas kekerasan, keluarga bermohon tidak dilakukan autopsi. Tetapi walau tidak dilakukan autopsi sudah dilakukan visum dengan kesimpulan visum dari RSUP Kariadi," jelas Irwan.
"Didapatkan tanda mati lemas, sebab kematian tidak dapat ditentukan dari pemeriksaan luar. Harus melalui autopsi," imbuhnya. (mia/bas)