Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Update Kasus Meninggalnya Mahasiswi PPDS Anestesi Undip Semarang, Korban Belum Tentu Bunuh Diri, Ada Kemungkinan Lalai Menyuntikkan Obat Bius Roculax

Muhammad Iqbal Amar • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 15:11 WIB

Aulia Risma Lestari dan catatan buku hariannya.
Aulia Risma Lestari dan catatan buku hariannya.
 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Perkembangan kasus bunuh diri mahasiswi PPDS Anestesi Undip Semarang diuangkapkan oleh Polrestabes Semarang.

Penyelidikan kematian mendiang dr Aulia Risma Lestari dilakukan oleh Polrestabes Semarang dan Tim dari Kementerian Kesehatan RI.

Pada Jumat (16/8), Tim dari Kementerian Kesehatan RI telah mendatangi Polrestabes Semarang dalam rangka koordinasi kasus kematian Aulia Risma Lestari, yang diduga melakukan aksi bunuh diri pada Senin (12/8) lalu.

 Baca Juga: Bukan di Undip Semarang, Orang Tua Mahasiswa Baru Ini Ikut Kuliah Menggantikan Anaknya yang Meninggal

Tim Kemenkes yang turun dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kemenkes Murti Utami didampingi Inspektur Investigasi Valentinus Rudy Hartono.

Mereka melakukan pertemuan dengan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar dan Kasat Reskrim Kompol Andika Dharma Sena.

Dari hasil penyelidikan kedua instansi tersebut didapati fakta bahwa hasil visum menunjukkan meninggalnya salah satu ASN RSUD Kardinah Kota Tegal itu karena mati lemas. 

Pihak keluarga juga tidak menghendaki korban untuk diotopsi lantaran tidak ada tanda-tanda kekerasan.

 Baca Juga: Aulia Risma Lestari, Dokter Cantik Mahasiswi PPDS Anestesi Undip yang Bundir di Mata Kolega dan Tetangganya

Bahkan pihak kepolisian juga mengatakan bahwa belum tentu almarhumah dr Aulia Risma Lestari bunuh diri.

bisa juga karena lalai diri sendiri menyuntikkan obat nyeri melebihi aturan. Masih kita dalami," ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar  usai pertemuan dengan Tim Kemenkes di Mapolrestabes Semarang Jumat (16/8).

Jika benar demikian, pernyataan tersebut tentu akan bertolak belakang dengan dugaan publik dan berbagai pihak yang selama ini menganggap bahwa kasus tersebut adalah bunuh diri.

Soal isu bullying atau perundungan yang sempat merebak Irwan mengaku belum menemukan petunjuk kearah itu, baik dari saksi-saksi maupun bukti yang didapatkan.

Kendati demikian, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan.

 Baca Juga: Terkuak Fakta, Aulia Risma Lestari Dokter Muda PPDS Anestesi Undip Semarang Ternyata Punya Riwayat Penyakit Ini

Jika memang benar ada bukti yang menguatkan adanya perundungan tak segan pihaknya akan memproses pelaku.

“Butuh saksi dan alat bukti. Kalau memang ada bully-an dan perundungan pasti akan langsung kita proses hukum," pungkasnya. 

Sementara itu, pihak Kemenkes baik Inspektur Jenderal ataupun Inspektur Investigasi enggan memberikan komentar dan menyerahkannya kepada Kapolrestabes Semarang.

“Masih pendalaman. Satu pintu saja ke pak Kapolrestabes. Kita sudah koordinasi dan sikapnya sama," kata Valentinus Rudy Hartono. (mia/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Polrestabes Semarang #Aulia Risma Lestari #obat bius Roculax #Undip Semarang #Update Kasus Bunuh Diri Mahasiswi PPDS Anestesi Undip #Kementerian Kesehatan RI #RSUD Kardinah Kota Tegal #PPDS Anestesi Undip #BUNUH DIRI