Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Geger Operator Ekskavator Temukan Jasad Bayi di Sungai BKB Semarang

Muhammad Hariyanto • Kamis, 15 Agustus 2024 | 00:20 WIB

 

Warga berkerumun melihat Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP Temuan Orok, di sungai BKB, Rabu (14/8/2024). (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Warga berkerumun melihat Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP Temuan Orok, di sungai BKB, Rabu (14/8/2024). (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang operator Ekskavator dikejutkan adanya temuan jasad bayi di aliran sungai Banjir Kanal Barat (BKB) Semarang, Rabu (14/8/2024) sekitar pukul 13.00.

Pekerja bernama Eko Kariyanto ini awalnya mengira jasad bayi tersebut adalah seekor kucing yang telah mati.

Lokasi temuan ini persisnya, turut wilayah Kelurahan Bojong Salaman, tidak jauh dari jembatan Pleret, Semarang Barat.

Sontak, temuan ini menggegerkan warga yang bermukim di sekitaran lokasi temuan, termasuk pengguna jalan yang melintas.

Menurut saksi mata, operator alat berat Excavator yang mengaku akrab disapa Yanto ini awal menemukan usai istirahat dan kembali mulai beraktivitas mengeruk sedimentasi di sungai BKB.

Kemudian, melihat ada benda mencurigakan yang mengapung di permukaan air sungai.

"Itu saya jam 1 (13.00) mau mulai aktifitas kerja, ke sungai itu. Tiba tiba lihat itu, mengapung di atas air. Awalnya saya kira tikus, tapi gak ada ekornya, saya ambil pakai kerukan alat beko," ungkapnya di lokasi kejadian kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (14/8/2024).

Setelah diambil menggunakan beko, kemudian alat keruk tanah tersebut diarahkan ke daratan.

Kemudian temuan ini disampaikan kepada warga sekitar, diteruskan ke pemangku wilayah setempat dan petugas Polsek Semarang Barat, dan Polrestabes Semarang.

"Saya masih penasaran, terus saya sampaikan ke penjual es, dicek dilihat sama bapaknya. Katanya ini janin (orok) mas. Terus disampaikan ke RT dan kepolisian," jelasnya.

Terlihat petugas kepolisian termasuk anggota Jatanras Polrestabes Semarang datang ke lokasi. Tim Inafis Polrestabes Semarang juga di lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Informasi yang diperoleh, orok tersebut dengan ukuran panjang badan kurang lebih 30 sentimeter, dengan jenis kelamin laki-laki. Umur diperkirakan sekitaran kurang lebih enam bulan.

Usai olah TKP, orok dievakuasi ke dalam kardus dan dimasukan mobil dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena, juga membenarkan adanya temuan ini.

"Iya, masih menunggu laporan dari anggota dan Polsek (Semarang Barat)," katanya.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar juga membenarkan. Namun pihaknya belum bersedia memberikan keterangan secara detail terkait ini.

"Iya, (pelaku) masih salam proses penyelidikan," katanya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#jasad bayi #Banjir Kanal Barat #Operator Ekskavator