RADARSEMARANG.ID, Semarang - Cuma dari barang bekas, ibu-ibu rumah tangga di Jangli Tlawah RT 10, RW 05 kelurahan Karanganyar gunung kecamatan Candisari semarang selatan bisa mendapatkan cuan.
Terlebih, kegiatan ini tidak membutuhkan modal alias nol rupiah.
Dari sekian banyak jenis barang bekas, kali ini yang akan kita bahas adalan botol plastik bekas dan gelas plastik bekas.
Botol bekas dengan kondisi seperti ini sebenarnya bisa langsung dijual.
Namun, harga jualnya sangat murah karena di kalangan pengepul botol plastik ini masih berupa barang kotor.
Nah, supaya harga jualnya lebih tinggi, botol bekas harus bersihkan dan pilah-pilah terlebih dahulu.
Pertama-tama, pastikan botol plastik sudah bersih dari noda, tidak perlu dicuci pakai sabun, cukup dibilas pakai air kemudian keringkan.
Setelah kering, pisahkan botol plastik dengan tutupnya.
Kemudian buang merk yang ada di badan botol, geprek atau remat botol sampai bentuknya gepeng.
Kumpulkan tutup botol dan botol plastik di wadah yg berbeda. Botol berwarna dan bening juga dikumpulkan di karung yang berbeda. Ini karena, harga jual masing-masing juga berbeda.
Nah, gelas plastik juga sama, bersihkan bagian dalam gelas, keringkan, dan buang bagian plastik penutup gelas.
Pisahkan antara gelas plastik yang ada merknya dengan yang bening.
Kalau sudah seperti itu, harga jual gelas plastik atau botol plastik bekas akan 50% lebih tinggi dari pada dijual bentuk kotor.
Selain itu, masih mendapatkan tambahan uang lagi dari tutup botol. Kumpulkan botol dan gelas plastik sampai banyak lalu jual ke pengepul.
Hasil penjualan botol bekas langsung masuk ke kas RT dan uang itu biasanya di gunakan untuk membiayai kegiatan atau program RT. (rza/bas)
Editor : Baskoro Septiadi