Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Viral Ibu Hamil di Semarang Dijambret Hingga Terpelanting Ke Jalan Raya, Polisi Buru Pelaku

Muhammad Hariyanto • Kamis, 18 Juli 2024 | 03:31 WIB
Istimewa.
Istimewa.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Aksi kejahatan jalanan di Kota Semarang semakin nekat dan meresahkan. Pelaku juga dengan terang-terangan beraksi pagi hari.

Kejadian terbaru, di depan Swalayan Intan Dinar Indah Meteseh, Kecamatan Tembalang, Rabu (17/7/2024) sekitar pukul 06.30.

Kejadian ini, sasarannya seorang perempuan, yang sedang jalan kaki bersama satu orang anak laki-laki.

Korban sempat terjatuh ketika berupaya mempertahankan barang berharga miliknya yang dirampas pelaku, mengendarai sepeda motor.

"Itu tetangga saya, pas jalan-jalan pagi cari jajanan bersama anaknya yang pertama. Lalu pas di depan toko itu dijambret dompet yang isinya HP sama uang," ungkap Talita, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (17/7/2024).

Perempuan yang mengaku sebagai tetangga korban ini juga menyebutkan, perempuan yang menjadi korban juga dalam keadaan hamil tua.

Informasi yang diperoleh dan beredar, kehamilan tersebut berusia tujuh hingga delapan bulan.

"Tetangga saya itu keadaannya juga lagi hamil, inisial D," katanya.

Aksi kejahatan ini juga terekam kamera CCTV yang terpasang depan swalayan tersebut. Penggalan video tersebut, pelaku sendirian mengendarai sepeda motor matic. Motor tersebut juga terlihat tak terpasang plat nomor.

Pelaku mengenakan helm Cakil, dan jaket warna merah, celana jeans panjang warna biru. Perawakan tubuhnya, tambun dan tinggi.

Pelaku mengendarai motor melintas dari arah yang sama dengan korban. Diduga setelah menyalip korban, berhenti di depan swalayan.

Kemudian, pelaku lalu putar balik nyeberang jalan menuju arah korban melintas dari belakang.

Sementara, korban yang sedang jalan kaki bersama satu anak kecil, tanpa menyadari tiba -tiba barang yang ditangan ditarik paksa pelaku dan kabur.

Korban sempat terpelanting jatuh tersungkur di jalan beton saat berupaya mengejar pelaku.

Kejadian tersebut, sama yang disampaikan tetangga korban lainnya, Astri.

"Dia (korban) dan anaknya sedang jalan-jalan pagi aja cari jajanan. lalu terjadi penjambretan itu. Yang hilang (kerugian) Hp Samsung S21, dompet isinya kurang lebih Rp 300 ribu, sama airbuds Samsung," katanya.

Korban mengaku, saat peristiwa yang dialami dalam keadaan sepi, tidak seperti biasanya. Ia juga tidak mengetahui, dan mendengar suara kendaraan disampingnya lantaran mengenakan headset.

"Saya jalan sama anak saya yang pertama, mau ke pasar krempyeng, tiba tiba depan toko intan, dompet yang ditangan disaut pelaku. Dompet itu kan nyantol di pergelangan tangan, dan akibatnya tertarik hingga jatuh. Saya teriak-teriak, tapi keadaan sepi, tidak seperti biasanya," katanya.

Pihaknya juga menyebutkan, pelaku sendirian mengendarai motor Vario mengenakan jamper atau hodie warna merah.

Terkait kandungan yang dialaminya, berusia delapan bulan.

"Alhamdulillah tidak apa-apa sudah periksa tadi," katanya.

Salah satu saksi, Saban mengaku mendengar teriakan korban. Bahkan juga sempat melihat korban jatuh ketika kebetulan melintas di lokasi.

"Saya dengar, saya lihat jambret. Saya kejar tapi gak ketangkap," jelasnya.

Hingga saat ini, pihak Polsek Tembalang belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.

Ketika dihubungi dikonfirmasi, Kapolsek Tembalang Kompol Wahdah Maulidiawati, termasuk Kanitreskrim, Iptu Muchlisin belum memberikan respon terkait penanganan kejadian tersebut. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#jambret #Ibu Hamil #kriminalitas semarang