RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tidak hanya Gedung parkir Pandanaran yang mangkrak, jembatan penghubung gedung parkir dengan pusat oleh-oleh Pandanaran juga tak terpakai.
Fasilitas lift di jembatan macet. Akhirnya, warga atau wisatawan harus menggunakan tangga yang berkelok.
Saat koran ini hendak memakai, lift jembatan tak berfungsi. Saat ditekan tombol hanya berkedip. Pintu tidak terbuka dan tak bisa digunakan.
Lift sengaja dibangun untuk memudahkan warga dan wisatawan saat ke pusat oleh-oleh.
Mereka yang parkir di Gedung Pandanaran kemudian bisa melewati jembatan penyeberangan kaca. Untuk turun, tinggal pencet dan lift naik turun.
“Tapi sekarang lift sudah tidak berfungsi. Macet dan tak bisa digunakan,” kata seorang pedagang yang enggan disebutkan Namanya.
Saat lift masih beroperasi, dulu banyak yang iseng. Orang naik-turun dan menggunakan lift wahana bermain.
Setelah itu, lift rusak dan tidak berfungsi.
“Kalau difungsikan buat apa? Kan tidak ada yang parker. Dulu untuk akses yang parkir di Gedung Pandanaran,” tambahnya.
Tidak hanya lift, konstruksi jembatan yang berkelok juga banyak dikeluhkan warga. Karena dinilai kurang baik. Tidak ramah untuk orang tua dan lansia.
"Kalau bawa oleh-oleh berat, malah disuruh naik ya repot," tambahnya. (fgr/fth)
Editor : Baskoro Septiadi