Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gunung Talang, Bukit yang Dulunya Menjadi Padepokan Jawara Silat Bersejarah di Kota Semarang

Aby Genta Putra Prasetya • Minggu, 14 Juli 2024 | 01:36 WIB
Potret Pesanggrahan Padepokan Gunung Talang Semarang
Potret Pesanggrahan Padepokan Gunung Talang Semarang

RADARSEMARANG.ID - Membahas sejarah di kota Semarang memang tak ada habisnya, kota yang berada di pesisir pulau Jawa ini menjadi rumah bagi banyak sejarah yang terjadi di Bumi Pertiwi baik di masa lampau maupun masa kini.

Konon di kota ini juga memiliki sebuah sejarah yang lekat dengan para jawara pencak silat yang digembleng di sebuah wilayah bernama Gunung Talang.

Wilayah Gunung Talang ini berada di Kelurahan Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Untuk mencapai wilayah ini tak cukup sulit, tempatnya berada di antara Jatingaleh dan Gunungpati, dari arah Sampangan akan menemukan sebuah jembatan besi.

Di jembatan ini akan ditemui dua jalan bercabang, ke kiri menuju arah Jatingaleh, sedangkan arah lurus menuju Gunungpati. Tepat di kiri pertigaan itu terdapat kawasan "hutan kecil" yang rimbun banyak pepohonan, diatas hutan itulah letak lokasi padepokan Gunung Talang.

Sejarah Padepokan Gunung Talang

Di tempat ini, dahulunya terdapat sebuah padepokan untuk melatih serta membesarkan para jawara silat yang cukup termasyhur pada jamannya.

Padepokan Gunung Talang berada di sebuah lereng yang cukup gelap posisinya karena rimbunnya berbagai pepohonan yang menutupi areal tersebut.

Di dekat bangunan pesanggrahan Gunung Talang juga terdapat sebuah kompleks pemakaman, yang membuat kesan "mistik" bagi Padepokan Gunung Talang bagi masyarakat sekitar.

Pada versi lain sejarah tempat ini, dahulunya Gunung Talang merupakan tempat singgah dari Sunan Bayat untuk mencari ketenangan batin dan tempat beristirahat.

Sunan Bayat kemudian membangun sebuah pendopo yang berada di atas sebuah lereng perbukitan ini.

Saat duduk di sebuah batu besar yang ada di sekitar pendopo miliknya, Sunan Bayat memiliki ide yang terbesit untuk kemudian menjadikan tanggal lahir Kota Semarang.

Baca Juga: Gelontor Rp 6,9 M, Bangun Padepokan Silat di Gunung Talang

Dilain waktu, karena ketenangan dan kesejukan yang ditawarkan oleh pendopo Sunan Bayan ini membuat tempat ini digunakan sebagai lokasi tempat berdiskusi.

Yang paling sering mengadakan diskusi di tempat ini adalah para petinggi Mataram Islam. Diketahui berbagai diskusi di tempat ini menghasilkan banyak kebijakan-kebijakan untuk kemajuan di Kadipaten Semarang.

Tempat ini dinilai strategis karena berada di tengah-tengah Kota Semarang, namun tetap saja saat para petinggi Mataram ini berdiskusi, para pengawal tetap menjaga keamanan dari bawah lereng Gunung Talang.

Source: Kelurahan Bendan Duwur, Semarang (Fb)

Editor : Baskoro Septiadi
#Padepokan Silat Semarang #Padepokan Gunung Talang #Padepokan Bersejarah Gunung Talang #Jawara Silat Semarang #Sejarah Gunung Talang