Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Berita Duka: Istri Mantan Bupati Kudus Rina Tanzil Tutup Usia, Dikenal Ramah dan Dermawan

Muhammad Hariyanto • Sabtu, 29 Juni 2024 | 21:36 WIB
Rina Budhy Ariani, istri mantan Bupati Kudus, HM Tanzil meninggal Jumat (28/6/2024) sekitar pukul 22.00. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Rina Budhy Ariani, istri mantan Bupati Kudus, HM Tanzil meninggal Jumat (28/6/2024) sekitar pukul 22.00. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Rina Budhy Ariani, istri mantan Bupati Kudus, HM Tanzil meninggal Jumat (28/6/2024) sekitar pukul 22.00.

Semasa hidupnya, perempuan yang akrab disapa Rina Tamzil ini dikenal ramah dan dermawan oleh tetangga dan orang dekatnya.

Informasi yang diperoleh, Rina meninggal dalam perawatan sakit di RSUP dr Kariadi Semarang. Selanjutnya, dibawa ke rumah duka di Jalan Semeru Raya, Kecamatan Gajahmungkur.

Kemudian dilakukan pemakaman di wilayah Kedungmundu, Kota Semarang, Sabtu (29/6/2024) siang.

Terlihat, warga sekitar, termasuk kerabat dan rekan datang ke rumah duka untuk takziah.

Mereka juga berbondong-bondong, mengantarkan jenazah Rina ke masjid berjarak kurang lebih 500 meter, dari rumah duka sebelum diantar ke pemakaman.

Selain itu, juga terlihat berjajar karangan bunga di depan rumah duka, termasuk di seberang jalan.

Karangan bunga ucapan turut berduka tersebut tertulis, Putut Winarno, S,STP, Kepala BKSPSDM Kabupaten Kudus.

Ada juga tertulis Manejemen Persiku Kudus. Kemudian, PJ Ketua TP PKK Jawa Tengah.

Subur, salah satu tetangga almarhum Rina, mengaku sempat kaget saat mendapat kabar duka tersebut, pada pagi hari.

Pihaknya menyebut, kali pertama kabar tersebut disampaikan oleh salah satu orang yang ikut kerja di keluarga M Tanzil.

"Baru dapat kabar tadi pagi, dikabari sama sopirnya, meninggal di rumah sakit Kariadi, tadi malam (Jumat). Ya kaget juga, beliau juga belum sepuh," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (29/6/2024).

Namun, Subur tak mengetahui secara persis akibat meninggalnya Rina. Informasi sekilas yang diterima Subur, tetangganya tersebut meninggal yang diduga akibat sakit.

"Persisnya sakit apa kurang tahu. Melihat terakhir kali sudah semingguan, ya keluar belanja ke pasar. Saya gak ngobrol cuma lihat, beliau senyum menyapa. Orangnya baik, ramah, dermawan, suka bagi takjil. Ketika isteri saya meninggal juga datang takziah," bebernya.

Terlihat, rumah Rina tidak begitu luas dan sederhana. Rumah tersebut warna cat biru, persis di tepi Jalan Raya Semeru.

Sedangkan depan rumah dan sampingnya sebelah kanan, terlihat lebih besar, dan pagar tertutup.

"Menempati rumah ini ya sekitaran lima tahunan. Kalau awalnya dari mana, saya kurang begitu tahu persis. Yang datang takziah banyak, sepertinya ada pejabat-pejabat, dari Kudus," terangnya.

Lalu lintas jalan tersebut juga sempat mengalami ketersendatan karena banyaknya kendaraan roda empat milik mereka yang datang untuk takziah.

Kendaraan yang datang dan parkir, ada dari plat nomor wilayah Kudus.

Sementara Yono, mengakui ikut bekerja di keluarga almarhum. Namun tak banyak menempati di rumah tersebut.

Pihaknya juga mengatakan, meninggalnya almarhum akibat sakit.

"Komplikasi, sudah dua minggu masuk rumah sakit. Meninggal tadi malam jam 22.00 (Jumat). Beliau hanya punya satu anak, perempuan, sudah dewasa," katanya.

Selain ramah dan dermawan, Rina dikenal sosok yang disiplin. Sebelumnya, Rina juga pernah menjabat sebagai Kepala PMI Kudus.

Sebelumnya juga aktif dalam penjaringan bakal Calon Bupati Kudus, di DPC PDI Perjuangan Kudus.

Bahkan sempat mencalonkan diri menjadi calon anggota legislatif dari partainya. Namun belum lolos karena kalah suara dari lawan politiknya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Istri Mantan Bupati Kudus HM Tamzil Meninggal #Rina Tamzil #Tamzil