Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Udinus Semarang Gelar Majelis Sholawat, Ajak Mahasiswa Hindari Hal Negatif

Nurfa'ik Nabhan • Jumat, 28 Juni 2024 | 20:29 WIB
Habib Muhammad bin Farid Al-Muthohar saat menyampaikan tausyiah.
Habib Muhammad bin Farid Al-Muthohar saat menyampaikan tausyiah.

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menggelar Udinus Bersholawat di area halaman Gedung G Kamis (27/6).

Tampak ratusan jamaah baik dari lingkungan mahasiswa Udinus maupun dari masyarakat umum dengan khidmat mengikuti rangkaian acara Udinus Bersholawat.

Sekitar pukul 20.00 WIB, sudah banyak jamaah majelis sholawat memenuhi halaman depan Gedung G Udinus.

Acara Udinus Bersholawat dibuka dengan pembacaan tilawah Quran dan dilanjutkan dengan maulidurrasul yang dipandu oleh Ustadz Ahmad Adib Nawawi yang diiringi grup Hadroh Hubbul Musthofa dari Bandungan.

Kemudian dilanjutkan Mauidhoh Hasanah dan Mahalul Qiyam bersama Habib Muhammad bin Farid Al-Muthohar. 

Rektor Udinus, Prof Edi Noersasongko mengungkapkan acara Udinus Bersholawat tersebut melengkapi agenda-agenda keagamaan yang telah rutin dilakukan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga melaksanakan khataman Al Quran berjamaah dan secara online yang dilaksanakan dua kali dalam seminggu. 

“Alhamdulillah saat ini sudah mencapai putaran ke 405 dan sudah masuk tahun yang kelima. Kita laksanakan khataman Quran disetiap Senin dan Kamis,” ujarnya. 

Selain khataman Quran, pihaknya juga selalu mengadakan sholat malam secara rutin dan bersama-sama.

Kemudian juga selalu mengirim staf dan karyawan untuk pergi menunaikan ibadah umroh dan haji. 

"Kami selaku swasta, satu hal yang paling kami takuti yakni kami tidak bisa melaksanakan tugas dan kewajiban. Oleh karena itu kami mengupayakan untuk selalu dekat dengan Allah SWT apapun caranya," katanya.

Seperti diketahui Udinus Semarang awalnya merupakan lembaga kursus komputer pada tahun 1986.

Kemudian berkembang menjadi akademi, sekolah tinggi, dan sekarang menjadi universitas yang memiliki sekitar 17 ribu mahasiswa.

"Terakhir kami mendapatkan ijin untuk mendirikan Fakultas Kedokteran. Disamping itu juga kami memiliki 31 program studi dan 80 persen diantaranya sudah terakreditasi unggul," jelasnya.

Ia berharap dengan adanya majelis sholawat tersebut diharapakan ridho Allah SWT terus mengalir ke seluruh elemen yang ada di Udinus. Serta seluruh mahasiswa yang ada di Udinus mendapat ilmu yang bermanfaat.

"Jadi diharapkan dengan adanya sholawat ini ridho dan pangestu dari Allah SWT itu bisa tumplek blek tercurah di Udinus. Sehingga Insya Allah tahun ini Udinus bisa diberikan mahasiswa lebih banyak dari tahun lalu," ungkapnya.

Edi menambahkan disamping banyaknya inovasi teknologi yang diciptakan, sisi religius yang ada di lingkungan Udinus akan selalu dikedepankan. Karena dengan religius akan membuat ide-ide yang cemerlang.

Sementara itu, dalam tausiahnya, Habib Muhammad bin Farid Al-Muthohar mengajak mahasiswa yang hadir bersholawat tidak ada yang mengalami stres bahkan terjerat judi slot ataupun pinjaman online. Dengan keberkahan sholawat dapat menjauhkan mahasiswa dari hal-hal negatif tersebut.

“Saya doakan mahasiswa yang hadir malam ini dilancarkan rezekinya, tidak ada kekurangan apa pun dalam menjalankan perkuliahan di kampus. Semua ilmu yang didapat bisa bermanfaat sesuai nilai-nilai agama serta moral,” ujarnya. 

Habib Muhammad bin Farid Al-Muthohar juga menyoroti fenomena digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan yang perlu diwaspadai.

Bahkan saat ini segala sesuatu hal berkaitan dengan digital, maka dari itu mahasiswa harus lebih waspada dan lebih bijaksana dalam memanfaatkannya.

"Dengan shalawat ini bukan hanya menenangkan jiwa kita tetapi juga menenangkan pikiran dan ruh kita. Jasad dan ruh kita itu dicintai oleh Nabi Muhammad SAW," jelasnya. (nun/web/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#UDINUS #bersholawat