RADARSEMARANG.ID, Semarang – Presiden RI Joko Widodo bakal melaksanakan sholat Idul Adha 1445 Hijriah di Masjid Baiturrahman Semarang.
Proses persiapan untuk menyambut orang nomor satu di Jawa Tengah itu telah mencapai 90 persen.
Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Semarang Multazam Ahmad membenarkan ada perubahan lokasi pelaksanaan sholat Idul Adha Presiden RI tersebut.
Pihaknya baru mendapat kabar pada Jumat, (14/6) sore terkait perpindahan tersebut.
“Intinya begitu, Insya Allah (Pak Jokowi shalat Idul Adha di Masjid Baiturrrahman). Jumat sore dari Pasmpampers tiba-tiba menghubungi mau rapat,” jelas Multazam Ahmad, Minggu (16/6).
Ia menambahkan saat ini persiapan telah mencapai 90 persen. Untuk keamanan kata dia sudah final.
Kemudian dari ubudiyah berkaitan dengan persiapan ibadah, meliputi imam, serta khotib, juga sudah clear.
Multazam mengaku nantinya pelaksanaan Shalat Idul Adha di Masjid Baiturrahman akan dimulai pukul 06.15.
“Persiapannya sudah 90 persen, dan kita sudah koordinasi dengan Paspampers, Pemprov, dan semuanya,” imbuhnya.
Selain melaksanakan Sholat Idul Adha, Presiden Jokowi juga akan menyerahkan hewan kurban berupa sapi limousin seberat 1,250 ton. Saat ini hewan kurban tersebut telah tiba di Masjid Baiturrahman.
“Sapi sudah ada di Baiturrahman tadi sudah datang. Besuk diserahkan langsung,” tambahnya.
Terpisah Ketua MUI Jateng Ahmad Darodji mengaku nantinya Presiden Jokowi bakal ditemani Ibu negara, Iriana Jokowi.
Selain itu juga akan didampingi oleh Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana, serta sejumlah Menteri.
Selepas sholat, Darodji mengaku orang nomor satu di Indonesia itu akan menyerahkan hewan kurban secara langsung.
“Hewannya diserahkan di sini. Sapinya limousin di atas 1 ton penyembelihan di Islamic Center,” ungkpanya.
Sementara Kepala Balai Inseminasi Buatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Agus Sucipto mengaku sapi kurban Presiden Jokowi ini berasal dari Kabupaten Wonogiri. Beratnya mencapai 1,250 ton.
Pihaknya juga telah memastikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap sapi tersebut agar terbebas dari parasit dan cacing hati.
“Sudah kami lakukan pemeriksaan beberapa waktu lalu, Insyaallah aman,” tegasnya. (kap/bas)
Editor : Baskoro Septiadi