RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kecamatan Gunungpati dan Kecamatan Mijen merupakan dua wilayah yang berada di dataran tinggi Kota Semarang. Keduanya memiliki potensi dan kekayaan alam yang melimpah.
Tak heran, jika dua kecamatan ini kerap dikenal sebagai daerah penghasil durian yang lezat di Kota Semarang. Meski begitu, ada beberapa hal yang membedakan dua kecamatan ini.
Sementara Kecamatan Mijen turut menjadi wilayah dataran tinggi di Kota Semarang. Wilayah ini akrab dikalangan masyarakat sebagai penghasil durian selain Kecamatan Gunungpati.
Tak hanya itu, Mijen juga memiliki beberapa objek wisata yang kerap dikunjungi wisatawan. Mulai dari Danau BSB hingga Taman Setambran Mijen.
Kecamatan Mijen memiliki luas wilayah mencapai 56,52 km persegi atau 15,12 persen dari total luas wilayah Kota Semarang.
Hal ini memungkinkan Kecamatan Mijen bisa dilakukan pemekaran menjadi dua kecamatan. Selain itu, terdapat 14 kelurahan di kecamatan ini.
Dua kecamatan ini memiliki keunikan dan potensinya masing-masing. Ada berbagai hal yang bisa diulas dan dikulik. Termasuk kuliner, kebudayaan, hingga kekayaan alamnya.
Meski sama-sama penghasil buah durian di Kota Semarang, Kecamatan Mijen dan Gunungpati tidak bisa disamakan. Bahkan, jenis buah durian yang dihasilkan dua kecamatan ini juga berbeda.
Seperti di Gunungpati. Terdapat durian jenis Malika yang siap masuk pasar ekspor. Kemudian di Mijen terdapat Yu Yem yang bertekstur lembut atu creamy.
Nah itulah perbedaan Kecamatan Mijen dan Kecamatan Gunungpati. Ada sisi unik apalagi yang bisa diulas selanjutnya? (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi