Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Menelusuri Jejak Sejarah Dibalik Keindahan Arsitektur Gereja Blenduk Kota Lama Semarang Jawa Tengah

Aris Hariyanto • Kamis, 23 Mei 2024 | 23:22 WIB
Gereja Blenduk Kota Lama Semarang tempo dulu.
Gereja Blenduk Kota Lama Semarang tempo dulu.

RADARSEMARANG.ID - Gereja Blenduk telah menjadi saksi bisu sejarah dan budaya kota Semarang selama lebih dari dua abad.

Berdiri kokoh di jantung Kota Lama Semarang, Gereja Blenduk menjadikannya salah satu landmark paling ikonik di Jawa Tengah.

Keindahan arsitektur Gereja Blenduk memadukan antara gaya Eropa dan Jawa, membuatnya menarik dan digemari banyak wisatawan.

Menurut jejak sejarahnya, Gereja Blenduk dibangun pada tahun 1753 oleh masyarakat Belanda yang tinggal di Semarang.

Gereja Blenduk pada awalnya memiliki bentuk rumah panggung Jawa yang sederhana.

Seiring perkembangan zaman, gereja ini mengalami renovasi besar-besaran pada tahun 1894-1895.

Konstruksi bangunannya diubah menjadi bangunan oktagonal dengan dua menara megah di depannya.

Renovasi tersebut menghasilkan gaya arsitektur Neo Klasik yang indah dan menawan.

Dengan kubah besar di atasnya yang menjadi ciri khas Gereja Blenduk hingga saat ini.

Julukan "Blenduk" yang disematkan pada gereja ini berasal dari bahasa Jawa yang berarti "menonjol" atau "menggelembung".

Selain itu, julukan tersebut juga merujuk pada bentuk kubahnya yang unik.

Lebih dari sekadar tempat ibadah, Gereja Blenduk telah menjadi simbol toleransi dan keragaman di Semarang.

Jejak sejarah dan arsitekturnya yang kaya menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara.

Banyak diantara mereka yang berkunjung dan merasakan pesona Kota Lama Semarang setiap harinya.

Pengunjung dapat memasuki gereja dan melihat langsung keindahan arsitekturnya, yang didalamnya terdapat orgel Barok dan interior yang terinspirasi dari salib Yunani.

Di sekitar gereja, terdapat banyak kafe, restoran, dan toko souvenir yang dapat dikunjungi wisatawan.

Hingga saat ini, gereja yang memiliki nama resmi GPIB Immanuel Semarang ini masih digunakan untuk ibadah setiap hari Minggu.

Namun demikian, Gereja Blenduk juga sering dijadikan tempat untuk pengambilan foto prewedding dan acara-acara lainnya.

Keindahan arsitektur dan sejarahnya yang kaya, menjadikannya salah satu destinasi wisata populer di Jawa Tengah.

Sedangkan lokasi Gereja Blenduk berada di Jalan Letjen Suprapto No. 32, Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Editor : Baskoro Septiadi
#destinasi wisata populer #TEMPAT IBADAH #Sejarah dan budaya #lokasi Gereja Blenduk #arsitektur Gereja Blenduk #belanda #foto prewedding #Bahasa Jawa #GPIB Immanuel Semarang #Tanjung Mas #kubah besar #Kota Lama Semarang #Gereja Blenduk #Wisatawan #rumah panggung #pesona Kota Lama Semarang #ciri khas Gereja Blenduk #toko souvenir #toleransi dan keragaman #Kafe #Neo Klasik