Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Menjelajahi Jejak Sejarah Kota Lama Semarang, Sempat Diberi Julukan Little Netherland Sebagai Pemukiman Eropa

Aris Hariyanto • Kamis, 23 Mei 2024 | 01:02 WIB
Jejak sejarah Kota Lama Semarang, di kota Atlas Jawa Tengah.
Jejak sejarah Kota Lama Semarang, di kota Atlas Jawa Tengah.

RADARSEMARANG.ID - Kota Lama Semarang merupakan salah satu kawasan bersejarah di Jawa Tengah, Indonesia.

Meski pernah menjadi pusat perdagangan, Kota Lama Semarang masih mempertahankan jejak-jejak sejarahnya yang kaya.

Hingga kini, bangunan-bangunan tua yang masih berdiri tegak di Kota Lama Semarang yang menjadi saksi bisu perkembangan zaman.

Dari informasi yang diterima, Sejarah Kota Lama Semarang bermula dari penandatanganan perjanjian antara Kerajaan Mataram dan VOC.

Perjanjian Kerajaan Mataram dengan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) diketahui terjadi pada 15 Januari 1678.

Perjanjian tersebut menjadi titik awal bagi VOC untuk mengambil alih Semarang sebagai pembayaran atas bantuan mereka dalam menumpas pemberontakan Trunojoyo.

Sejak saat itu, Semarang mulai berkembang menjadi kota yang penting bagi VOC.

Struktur bangunan di Kota Lama Semarang mencerminkan arsitektur Eropa pada masa itu.

Dengan lanskap yang mirip dengan kota Belanda di Eropa, membuat Kota Lama Semarang sering diberi julukan “Little Netherland”.

Salah satunya Benteng Vijfhoek, memiliki struktur penting yang dibangun untuk melindungi warga dan wilayahnya.

Namun demikian, pada 1917, masyarakat sekitar mulai membangun pemukiman di luar benteng karena area di dalamnya tidak mencukupi.

Akibatnya, perkampungan yang saat itu dihuni orang-orang China mulai bergeser ke selatan.

Sedangkan pemukiman ini berada di tepi jalur sungai Semarang yang lebih strategis untuk perdagangan.

Kawasan baru ini kemudian dikenal sebagai Europeesche Buurt atau pemukiman Eropa, yang sekaligus mengubah fungsi menjadi kota perdagangan.

Selain itu, kanal-kanal air yang dibangun di sekitar Kota Lama juga menjadi bukti fisik dari pengaruh Eropa pada kawasan ini.

Hal tersebut semakin menambah kesan Eropa pada kawasan Kota Lama Semarang hingga saat ini.

Tidak hanya itu, beberapa bangunan di Kota Lama Semarang juga telah dialihfungsikan untuk keperluan modern.

Misalnya gedung bekas De Javasche Bank, yang bangunannya kini digunakan untuk Semarang Kreatif Galeri.

Kini, kawasan Kota Lama Semarang telah menjadi salah satu destinasi wisata budaya Jawa Tengah yang sering dikunjungi pelancong.

Banyak penggemar fotografi yang sering memanfaatkan kawasan ini untuk mengambil beberapa foto dengan gaya klasik yang khas.

Editor : Baskoro Septiadi
#de Javasche Bank #sejarah Kota Lama Semarang #wisata budaya #Semarang Kreatif Galeri #little netherland #Kota Lama Semarang #VOC #Benteng Vijfhoek #Fotografi #pemberontakan Trunojoyo #pemukiman Eropa #kerajaan mataram #destinasi wisata