Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Maju Pilwakot Semarang 2024, Ade Bhakti Ariawan Siap Mundur, Lamar Posisi Wawali dengan Alasannya Ini

Adennyar Wicaksono • Sabtu, 11 Mei 2024 | 02:44 WIB
TERJUN KE POLITIK : Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan ketika mengambil formulir di Kantor DPC PDI-Perjuangan, Jumat (10/5)
TERJUN KE POLITIK : Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan ketika mengambil formulir di Kantor DPC PDI-Perjuangan, Jumat (10/5)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Mantan Camat Gajahmungkur, Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, resmi terjun ke dunia politik usai mengambil formulir Calon Wakil Wali Kota (Cawawali) di Kantor DPC PDI-Perjuangan, Jumat (10/5).

Pria yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas (Sekdin) Pemadam Kebakaran (Damkar), tersebut datang ke kantor DPC ditemani oleh sejumlah relawan.

Sebelumnya nama Ade Bhakti sempat viral lantaran diduga menjadi korban mutasi jabatan, setelah dirinya mengkritik lomba nasi goreng yang digelar Pemkot Semarang.

"Sejak tanggal 2 saat dibuka pertama kali, saya pengen kesini, tapi belum sempat dan akhirnya baru kesampaian hari ini," kata Ade kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ade mengaku menyasar posisi Cawawali lantaran sadar diri bukan kader asli partai berlambang banteng.

Selain itu, melihat peluang yang ada dianggap cukup terbuka.

"Saya kan tidak punya KTA, sadar diri lah. Saya pikir peluang di Cawawali juga lebih realistis dan terbuka," tambah dia.

Dirinya berharap jika mendapatkan rekomendasi, dan berhasil memenangkan Pilwakot 2024, bisa memberikan kontribusi untuk membangun Kota Semarang.

"Misalnya jadi, harapan saya apa yang ada didalam pemikiran saya bisa menjadi masukan ke Wali Kota," papar dia.

Ade mengaku membulatkan diri mendaftar ke PDI-Perjuangan, dan belum melakukan pendekatan ke partai lainnya meskipun sudah ada beberapa partai yang melakukan komunikasi.

"Ada partai lain yang komunikasi, tapi saya mantap ke PDI-Perjuangan," tegasnya.

Adapun motivasi yang membuat dia terjun ke dunia politik tak lain adalah ingin berkontribusi lebih banyak ke masyarakat.

Pria yang juga dikenal sebagai influencer mengaku berasal dari keluarga petani di Kecamatan Gunungpati.

"Saya sudah izin ke orang tua, katanya kalau mau datang habis Jumatan, kata bapak - ibu lebih bagus sore," kelakarnya.

Jika mendapatkan rekomendasi dari partai, Ade mengaku siap mundur sebagai aparatur sipil negara (ASN).

"Sesuai prosedur kan kalau tetapkan harus mundur, ya saya siap," pungkas dia. (den)

 

Editor : Agus AP
#Ade Bhakti #PDIP #Damkar Kota Semarang #Camat Gajahmungkur Dimutasi #Camat Gajahmungkur #BLU Trans Semarang #Ade Bhakti Ariawan #DPC PDIP Kota Semarang #KOTA SEMARANG #Pilwakot 2024 #Wakil Wali Kota