Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sowan ke Mantan Wali Kota, Mbak Ita Dapat Wejangan Ini

Adennyar Wicaksono • Jumat, 3 Mei 2024 | 04:27 WIB
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ketika berkunjung ke kediaman mantan Wali Kota, Sukawi Sutarip
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ketika berkunjung ke kediaman mantan Wali Kota, Sukawi Sutarip

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Momentum Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) ke -477, Kamis (2/5) dijadikan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk bersilaturahmi ke mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebelumnya.

Tujuan pertama Mbak Ita sapaannya, mendatangi kediaman Wakil Wali Kota periode 2000 - 2005, Muchatif Adi Subrata, di Kecamatan Pedurungan. Lalu ke Wakil Wali Kota periode 2005 - 2010, Mahfudz Ali, di Jalan Mulawarman Banyumanik.

Kemudian silaturahmi dilanjutkan ke kediaman Wali Kota Semarang periode 2000 - 2010, Sukawi Sutarip dan Wali Kota Semarang periode 2010 - 2015, Soemarmo HS yang juga di kecamatan Banyumanik.

Adapun dalam kunjungan ini berlangsung santai dan hangat, Mbak Ita menyebut para mantan Wali Kota ini memiliki peran membangun Semarang, sehingga silaturahmi harus dijaga.

"Kota Semarang bisa seperti ini karena jasa beliau-beliau. Kami nyuwun wejangan agar bisa membuat Semarang semakin maju,"ujar Mbak Ita.

Mbak Ita mengaku mendapat banyak ilmu setelah melakukan silaturahmi. Harapannya silaturahmi ini tetap bisa berjalan.

Misalnya dari obrolannya bersama Sukawi, Semarang saat ini makmur dengan ditandai banyaknya mobilitas masyarakat.

"Pak Kawi bilang, kalau Semarang ini semakin makmur karena banyak kemacetan. Ini harus ada solusi, misalnya dibuat jalan," tambah dia.

Sementara ketika berkunjung ke Muchatif, yang mengajarkan ilmu bagaimana tetap sehat. Sebagai pegawai kata dia, harus sehat agar bisa melayani masyarakat.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ketika berkunjung ke kediaman mantan Wali Kota Soemarmo HS
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ketika berkunjung ke kediaman mantan Wali Kota Soemarmo HS

Untuk wejangan dari Soemarmo, lanjut Mbak Ita, Pemkot harus untuk menciptakan kondusifitas jelang Pilwakot. Menurutnya, hal itu sudah diantisipasi sejak Pemilu lalu.

"Beliau berpesan ini harus dilanjutkan, tidak ada konflik saat pilkada meski berbeda pandangan dan pilihan," ujarnya.

Soemarno sendiri mengapresiasi kepemimpinan Mbak Ita, karena menjadi pemimpin yang bisa menghargai para pendahulu dengan dilakukannya silaturahmi ini.

"Kegiatan ini dulu kita lakukan, dan ini diteruskan ini patut diapresiasi," ujar mantan Wali Kota ini.

Soemarno juga berharap, Kota Semarang, bisa semakin makmur, berkehidupan toleransi agama, dan berkehidupan rumah tangga dengan baik. Dia pun percaya Mbak Ita bisa menciptakan hal tersebut di Kota Semarang.

"Kondusifitas ini harus dijaga saat Pilwakot, meski beda pilihan tetap harus rukun. Kita lihat di Pilpres kemarin saja sudah rangkul-rangkulan, perbedaan harus dihargai," pesanan dia.

Sementara itu, Sukawi Sutarip mengapresiasi perkembangan Kota Semarang saat ini. Pertumbuhan ekonomi Kota Semarang bisa terlibat dengan ramainya kota ini. 

"Dengan macet,  ini artinya ekonomi berjalan. Dulu 1998 jalan sepi sekali karena ada resesi," ujarnya. (den/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#mantan wakil wali kota #Hari Jadi Kota Semarang #Mbak ITA #Soemarmo #SILATURAHMI #KOTA SEMARANG #wali kota semaramg #Sukawi Sutarip #pemkot semarang #wejangan #mantan wali kota