RADARSEMARANG.ID-PSIS Semarang kembali berada di peringkat 5 klasemen sementara Liga 1 2023-2024.
Ini terjadi setelah Laskar Mahesa Jenar meraih 3 poin hasil menaklukkan Persikabo 1973 dengan skor telak 3-0.
Laga berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang Jumat (26/4).
PSIS Semarang saat ini telah mengantongi 53 poin. Sedangkan peringkat keempat ada Madura United (MU) dengan 54 poin.
Penentuan tim keempat yang maju ke Championship Series akan ditentukan pada pertandingan pekan ke-34 atau terakhir.
Nasib PSIS Semarang berada di tangan Madura United.
di laga terakhir, PSIS Semarang akan melangsungkan laga tandang melawan Persija Jakarta, sedangkan Madura United akan menjamu Arema FC.
PSIS Semarang harus mampu menaklukkan Macan Kemayoran agar bisa menduduki peringkat 4. Tapi dengan catatan Madura United tidak boleh menang lawan Arema FC.
Seandainya Madura United dan PSIS Semarang kalah di laga terakhir, masih ada Dewa United di peringkat 6 dengan 51 poin yang bisa merangsek ke peringkat empat.
Syaratnya Dewa United mampu mengalahkan pemuncak klasemen Borneo FC.
Dewa United dan Madura United akan sama-sama meraih 54 poin tapi Dewa United unggul head to head.
Dalam laga melawan Persikabo Jumat (26/4/2024) sore, PSIS Semarang tampil all out dan mendominasi permainan.
Septian David dkk secelah pun tak membiarkan tamunya berupaya mencetak gol.
Pada menit 12, PSIS mendapat kesempatan tendangan bebas tepat di depan gawang Persikabo. Tampil sebagai algojo, Lucao sukses mengeksekusi bola mati tersebut menjadi gol pembuka laga sore itu.
PSIS kembali mencetak gol melalui sundulan Taisei Marukawa pada menit ke 26.
Gol tersebut tercipta setelah pemain berpaspor Jepang itu memanfaatkan umpan silang Haykal Alhafiz. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Persikabo belum bisa keluar dari kebuntuan meski beberapa kali mengancam gawang Rahmat Darmawan.
Mendekati akhir laga PSIS Semarang menurunkan pemain muda seperti Debby Liana, Madilesa, dan Basajum Latuconsina.
Kesempatan bagi pemain muda itu berbuah manis dengan gol yang dicetak oleh Debby Liana setelah memanfaatkan umpan silang dari Gali Freitas pada menit 84.
Head Coach PSIS Semarang Gilbert Agius gembira dengan hasil ini. Ia juga menyanjung anak asuhnya yang mampu bermain pintar dan mengontrol permainan.
Sampai-sampai tidak memberikan banyak kesempatan untuk Persikabo mencetak gol.
"Meski persiapan mepet namun bisa dimaksimalkan oleh pemain. Kemenangan ini kami persembahkan untuk manajemen, staf, dan suporter. Kami akan terus berjuang ke empat besar apapun hasilnya nanti," jelas Gilbert.
Agius juga sempat merasa tersanjung karena sampai detik ini masih bersama PSIS Semarang.
Sebab belum pernah ada sosok pelatih yang mampu membersamai PSIS Semarang menyelesaikan satu musim penuh.
"Kami berharap suporter dan manajemen percaya kepada PSIS Semarang yang terus berimprovisasi dan berproses untuk next season," jelas Agius
Pemain muda PSIS Semarang Debby Liana juga cukup bangga dengan hasil positif ini.
Apalagi dirinya berhasil mencetak gol ketika diberikan kesempatan bermain oleh pelatih.
Gol tersebut ia persembahkan kepada orang tua, keluarga, dan terutama bagi PSIS Semarang.
"Semoga ke depannya lebih baik lagi. Dan saya berharap kita bisa masuk empat besar," kata Debby.
Sementara itu, di kubu Persikabo hanya bisa berpasrah. Djajang Nurdjaman bersama anak asuhnya sebenarnya berusaha meraih kemenangan.
Namun kedua gol dari PSIS Semarang di babak pertama cukup menentukan nasib timnya tidak bisa bangkit lagi.
"Meski di babak kedua ada beberapa peluang namun tidak bisa cetak gol malah kami kebobolan. Hari ini kurang maksimal para pemain masih terbebani dengan kekalahan sebelumnya," jelasnya. (mia/ton)
Editor : Pratono