Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Peringati Hari Kartini, DP3A Kota Semarang Ajak Emak-Emak Ikut Lomba Lukis Hijab

Adennyar Wicaksono • Rabu, 24 April 2024 | 16:43 WIB

 

Seorang perserta lomba serius menuangkan ide lukisan diatas hijab
Seorang perserta lomba serius menuangkan ide lukisan diatas hijab

RADARSEMARANG.ID, Semarang Peringatan Hari Kartini yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, dirayakan dengan cara berbeda. Ratusan emak-emak diajak untuk mengikuti lomba melukis dengan sarana kain hijab.

Lomba ini sendiri, digelar di Java Mall Semarang, Selasa (23/4) yang diikuti emak-emak salah satunya dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Semarang.

“Dulu pernah pernah pelatihan lomba melukis di tas. Karena pernah ikut, jadi saya coba ikut lomba ini,” kata Ketua GOW Kota Semarang, Wijayanti Ulfie.

Kartini kata dia, punya peran yang besar bagi wanita Indoneisa dimana mereka bebas berkarya dan mengeyam pendidikan.

Dengan pendidikan yang baik, dia yakin perempaun bisa melahirkan dan mendidik generasi yang baik.

“Kita harus berterima kasih kepada Kartini, berkat beliau ada kesempatan bagi perempuan seperti sekarang,” tambahnya.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Pengarustamaan Gender DP3A Kota Semarang, Sih Wahyu Nurhastanti mengatakan, peringatan Hari Kartini kali ini mengangkat tema 'Dengan Semangat Kartini, Kita Wujudkan Kualitas Keluarga untuk Semarang Semakin Hebat'.

Sejumlah kegiatan digelar oleh DP3A, yang melibatkan anak-anak, remaja, dan ibu-ibu. Anak-anak dan remaja mengikuti lomba fashinshow dan musik ansambel. Sedangkan, ibu-ibu mengikuti lomba melukis.

“Kita libatkan ibu, anak dan remaja dengan tujuan membuat pribadi yang punya karakter dan percaya diri,” tambahnya.

Semenrata untuk emak-emak lomba bertujuan untuk menggali potensi yang terpenda, dengan tujuan pemberdayaan.

Dalam peringatan Hari Kartini, pihaknya juga menggelar pameran untuk mewadahi hasil karya para perempuan Kota Semarang. Ada pameran dari UPTD, Puspaga, Ipemi, dan GOW

Sedangkan, untuk membekali keluarga, DP3A juga menggelar workshop terkait healing parenting.

 “ Setelah ikut lomba ternyata ada bakat melukis, diikutkan pameran, bisa dijual. Ini namanya pemberdayaan perempuan,” ujarnya. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
#KESETARAAN GENDER #trend baru #Hari Kartini #Melukis #hijab #DP3A Semarang #kekerasan anak dan perempuan #emak-emak