Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

900 Pemudik Siap Balik Kerja ke Jabodetabek

Khafifah Arini Putri • Minggu, 14 April 2024 | 22:34 WIB
Mbak Ita melepas pemudik melalui program Balik Kerja Bareng BPKH 2024 di MAJT, Minggu (14/4).
Mbak Ita melepas pemudik melalui program Balik Kerja Bareng BPKH 2024 di MAJT, Minggu (14/4).

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Program Kemaslahatan memberangkatkan 900 pemudik untuk kembali bekerja ke Jabodetabek. Pelepasan berlangsung di halaman MAJT, Minggu (14/4).

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melepas langsung para pemudik tersebut. Pihaknya mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh BPKH juga Lazismu ini.

Menurutnya kegiatan pemberangkatan balik gratis ini dapat meringankan beban masyarakat. Sehingga biaya yang dikeluarkan untuk transportasi dapat digunakan untuk kebutuhan lain. 

Baca Juga: Fasilitasi Warga di Perantauan Mudik Gratis, Pemkot Semarang Siapkan Tujuh Bus

"Tentu ini sangat membantu kepada para masyarakat Kota Semarang yang mencari penghidupan atau mencari nafkah ada di Jakarta," jelas Mbak Ita usai melepas para pemudik dalam Porgram Balik Kerja Bareng BPKH 2024.

Sementara Anggota Badan Pelaksana BPKH Arief Mufraini mengatakan ada 900 pemudik yang diberangkatkan menggunakan 20 bus. Kloter pertama 10 bus dilanjutkan kloter kedua pada Senin, 15 April 2024.

"Yang diberangkatkan 900 (pemudik), ada 20 bus," ungkapnya. 

Selain di Kota Semarang, keberangkatan lain juga dilakukan di Solo dan Yogyakarta.

Kebanyakan masyarakat yang ikut program ini adalah mereka yang bekerja di sektor industri rumah tangga.

Tujuannya pun bervariasi mulai dari Kampung Rambutan Jakarta Timur, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. 

Disisi lain Arief menyebut melalui program ini para pemudik juga diedukasi mengenai informasi tentang haji.

Kemudian dana nilai manfaat yang digunakan sebagai pembiayaan. Sehingga mereka tidak hanya terbantu dari segi finansial, namun juga ilmu pengetahuan.

"Kita juga menyisipkan informasi tentang haji muda, informasi berkaitan haji, dan sebagainya," akunya.

Salah satu peserta Dini Safitri mengaku baru pertama kali mengikuti program balik kerja ini. Ia pergi bersama suami dan dua anaknya.

Baca Juga: Program Pemberdayaan BRI Bikin Peternakan Ayam di Surabaya Ini Berkembang dan Bisa Bantu Banyak Orang

Menurutnya kegiatan ini sangat membantu masyarakat di perantauan yang ekonominya pas-pasan. Dimana biasanya mereka kesulitan untuk pulang mudik karena masalah biaya.

"Alhamdulillah ya bermanfaat sekali bisa meringankan ongkos. Jadi ongkos berangkat bisa buat kebutuhan lain, kita juga bisa pulang ke rumah untuk bertemu keluarga," akunya. (kap)

Editor : Tasropi
#balik kerja #Wali Kota Semarang #Mbak ITA #BPKH