RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 25 remaja di wilayah Semarang Utara mendapat pembinaan anggota Polsek Semarang Utara, Rabu (10/4/2024) dinihari. Mereka kedapatan bergerombol dan menenggak minuman beralkohol jenis ciu.
"Iya, ada sekitar 25 orang diamankan, dan ditemukan ada lima botol (air mineral), tiga botol masih berisi miras dan dua botol sudah diminum. Kalau senjata tajam tidak ada," ungkap Katim Elang Semarang Utara, Polsek Semarang Utara, Aiptu Agus Supriyanto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (10/4/2024).
Awal mula diamankan, saat anggota Tim Elang Semarang Utara melakukan patroli wilayah malam hari untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.
Kemudian mendapat laporan dari warga adanya gerombolan pemuda yang nongkrong di daerah Lodan 3, Barutikung, Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara.
"Kemudian kita datangi, kita amankan. Setelah itu kita lakukan pembinaan dilokasi, orang tua kita panggil, kita berikan pengarahan juga. Yang jelas sebagai antisipasi pasca takbiran, biasanya kan menjelang subuh pada gegeran (tawuran)," bebernya.
Rat-rata, usia mereka yang diamankan masih muda. Ada juga yang masih pelajar dan Drop Out sekolah.
Dikhawatirkan, setelah setelah menenggak minuman beralkohol, dilanjutkan berbuat negatif termasuk melakukan aksi tawuran.
"Sudah terdeteksi, sebenarnya ada dua gerombolan, Bandarharjo dan Kuningan, akan melakukan tawuran. Yang diamankan ini dari kelompok Bandarharjo," sambungnya
Setelah mendapat pembinaan, mereka dikembalikan ke orangtua masing-masing untuk pulang.
Pihaknya berpesan, kepada warga maupun pemuda warga Semarang Utara Utara untuk tidak membiasakan menenggak minuman beralkohol.
"Yang jelas pesan moral jangan ngajari adik adiknya untuk menjadi generasi ciu. Jangan membiasakan menenggak minuman ciu merasa benar dihadapan adik-adiknya," pungkasnya. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi