Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Masjid Agung Kauman Semarang Gandeng 15 Mushola Gelar Tradisi Takbir Keliling

Muhammad Hariyanto • Rabu, 10 April 2024 | 04:06 WIB
empat kelurahan di sekitar Masjid Agung Semarang, juga menyelenggarakan takbir keliling, menyambut idul fitri 1 syawal 1445 Hijriah atau Rabu (10/4/2024). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
empat kelurahan di sekitar Masjid Agung Semarang, juga menyelenggarakan takbir keliling, menyambut idul fitri 1 syawal 1445 Hijriah atau Rabu (10/4/2024). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Gema takbir berkumandang di masjid-masjid dan mushola di Kota Semarang, termasuk di Masjid Agung Kauman Semarang, Selasa (9/4/2024) malam.

Selain gema takbir, empat kelurahan di sekitar Masjid Agung Semarang, juga menyelenggarakan takbir keliling, menyambut idul fitri 1 syawal 1445 Hijriah atau Rabu (10/4/2024).

Terlihat, jalan depan Masjid Kauman dipadati warga yang melihat arak-arakan takbir keliling.

Arak-arakan tersebut, peserta juga membawa berbagai replika Burung, Masjid, ondel-ondel, sembari menabuh bedug dan melantunkan takbiran.

Rombongan peserta mencapai ratusan orang, ada yang naik kendaraan roda pay terbuka dan sepeda motor.

Ketua Koordinator Takbir Keliling Masjid Agung Semarang, Syahrul Qirom mengatakan kegiatan ini diselenggarakan tiap tahun menyambut hari raya idul fitri.

Kegiatan ini, juga menggandeng masyarakat di empat kelurahan yang berdekatan dengan Masjid Agung Semarang.

"Kauman, Sekayu, Gabahan, Bangunharjo. Takbir keliling, ini rutin tiap tahun kita mengadakan, dan kita selalu menggandeng mushola-mushola yang berdekatan dengan masjid Agung Semarang," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (9/4/2024).

Pihaknya menyebutkan, dari empat kelurahan tersebut ada belasan mushola dan Masjid yang digandeng untuk menyemarakan takbir keliling.

Setiap satu mushola, mengerahkan setidaknya 500 orang warga. Manakala dikalikan dengan 15 mushola atau Masjid, jumlahnya mencapai 7500 orang.

"Jumlahnya ada 15 mushola, dan ikatan ikatan remaja masjid, semuanya kita gandeng dan kita beri subsidi senilai Rp 1 juta, untuk membuat gambar gambar atau replika kaitannya dengan takbiran, atau agama islam," bebernya.

"Rutenya, jalan kauman, ke jalan kranggan, lurus ke depok. Terus kita muter ke bunderan PLN, jalan pemuda, balik lagi finish ke alun alun kauman Johar. Nanti terakhir ada pesta kembang api di lapangan alun alun masjid agung kauman Semarang," sambungnya.

Menurutnya, kegiatan ini sudah merupakan tradisi turun temurun sejak nenek moyang. Bahkan, tak pernah putus sekalipun setiap tahun dalen menyambut lebaran.

"Sejak lahir, tahun 74, organisasi kelahiran perkumpulan tahlil dan pengajian keliling remaja kauman Semarang. Cerita dari senior dan ulama-ulama terdahulu di Kauman," katanya.

Kegiatan ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI, termasuk melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Selain itu, juga mengimbau kepada peserta untuk saling menjaga kondusifitas saat berlangsungnya takbir keliling.

"Supaya tidak menimbulkan perselisihan antar rombongan. Kita juga tidak menyalakan petasan, tapi hanya kembang api," pungkasnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#IDUL FITRI #Masjid Agung Kauman