RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polisi anggota Polda Jateng ditemukan tewas diduga bunuh diri pakai pistol jenis Glock di halaman rumahnya, di asrama Akpol Semarang, Blok G Jalan M Sanusi Kamis (4/4/2022) sekitar pukul 08.00.
Terdapat luka pada leher, yang diduga akibat peluru dari senapan miliknya sendiri. Diduga kuat, korban bunuh diri menggunakan senjata api jenis Glock.
Informasi yang diperoleh, tembakan peluru tersebut tembus hingga tembus ke tengkorak kepala atas.
"Iya, ada bekas luka peluru. Diduga bunuh diri menggunakan senjata apinya itu diletuskan (leher)," ungkap Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Satake Bayu, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (4/4/2024).
Kejadian ini korban meninggal di dalam mobil. Dibawah samping pintu kiri mobil terdapat beberan darah korban.
Korban dibawa ke Rumah Sakit Elisabeth Semarang guna keperluan lebih lanjut.
"Sebelum dibawa ke rumah sakit sudah meninggal," tegasnya.
Terlihat, lokasi kejadian juga sudah dipasangi garis polisi. Sejumlah anggota kepolisian berpakaian dinas juga berada di lokasi mengamankan TKP.
Kejadian ini, korban meninggalkan dua anak perempuan dan satu orang laki-laki.
Terkait penyebab korban nekat bunuh diri, Kabidhumas menyampaikan masih dalam penyelidikan.
Pihak keluarga istri dan anak korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam keadaaan shock atas kejadian tersebut.
"Dugaan sementara masalah keluarga. Yang pasti, anggota kepolisian masih melakukan penyelidikan," katanya.
Sementara untuk identitas korban yaitu bernama Tumanggor. Pria berpangkat Kompol ini bertugas sebagai anggota Satres Narkoba Polda Jawa Tengah. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi