RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tak kuat nanjak, truk pengangkut pasir terguling menimpa mobil Gran Max dan sepeda motordi Jalan Pawiyatan Luhur Semarang Kamis (4/4/2024) sekitar pukul 07.00.
Mobil Gran Max tertimpa truk dan sopir sempat terjepit. Terlihat, bodi sebelah kanan mobil Grand Max warna putih tertimpa bodi bodi truk pengangkut pasir, bernopol H 9968 AC.
Pengemudi sempat terjepit dan berhasil dievakuasi oleh anggota gabungan dari Damkar Kota Semarang, Basarnas, termasuk Relawan, sekitar pukul 09.50.
Selain Gran Max, juga ada sepeda motor Honda Vario bernomor polisi H 2322 EP sempat terjepit di bagian belakang bak truk. Beruntung, pengendara ini juga selamat hanya mengalami luka ringan.
Informasi yang diperoleh, kejadian ini bermula saat truk tersebut melaju dari arah Jembatan Besi Sampangan hendak menuju Jatingaleh.
Namun, sesampai tanjakan dekat Kampus Untag tidak kuat melaju, dan kembali mundur.
"Truk naik, lalu sempat berhenti. Tau-tau langsung melaju mundur, tak terkendali" ungkap Amanda Rizky, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (4/4/2024).
Truk tersebut kemudian menghantam mobil Gran Max yang berada dibelakangnya, hingga mengalami oleng.
Truk baru berhenti setelah bodi ekor nyerong ke kanan hingga akhirnya terguling menimpa bodi Grand Max. Selain itu juga menyenggol pengendara sepeda motor.
"Kayaknya gak ada korban, tapi pengemudi Gran Max terjepit di dalam kabin kemudi," jelasnya.
Menurut sopir truk Henry Prasetyo, 22, warga Boyolali mengakui truk yang dikemudikan bermuatan pasir, berangkat dari Muntilan mengirim pelanggan, masih di daerah Bendan. Namun tidak berhasil menanjak.
"Nggak kuat menanjak, kemudian saya banting ke kiri. Soalnya kalau lurus malah kena kemana-mana mungkin," katanya.
Sementara, Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Ipda Agus Tri Handoko membenarkan, kecelakaan melibatkan tiga kendaraan tersebut tidak ada korban jiwa.
"Ini anggota masih di TKP, pengumpan bahan keterangan untuk penyelidikan. Tidak ada korban jiwa. Pengemudi Gran Max langsung dibawa ke RS Elisabeth untuk dilakukan perawatan. Kalau pengendara motor tadi hanya di rontgen," katanya.
Akibat kecelakaan di tanjakan Bendan Semarang ini lalu lintas sempat macet dan arus dialihkan. Kini, arus lalulintas lokasi tersebut telah berangsur normal. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi