Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kronologi Operator Karaoke SK Semarang Dibacok Pengunjung, Satu Pelaku Tertinggal Jadi Bulan-Bulanan

Baskoro Septiadi • Minggu, 31 Maret 2024 | 16:13 WIB
Polisi melakukan olah kejadian perkara pembacokan di Karaoke Pattaya, kompleks Argorejo (SK), Sabtu (20/3).
Polisi melakukan olah kejadian perkara pembacokan di Karaoke Pattaya, kompleks Argorejo (SK), Sabtu (20/3).

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Insiden pembacokan terjadi di Karaoke Pattaya Kompleks Argorejo alias Sunan Kuning (SK) Semarang, Sabtu (20/3) dini hari.

Seorang operator karaoke bernama Danang Rojaki, 35, warga Gondoriyo Ngaliyan, Kota Semarang, menjadi korban bacok yang dilakukan oleh tamunya sendiri.

Berdasarkan informasi, tamu tersebut berjumlah tiga orang. Mereka datang sekira pukul 00.50.

Para pelaku datang dengan mengendari mobil Yaris warna hitam dengan nomor polisi H 8772 RE.

Awalnya tiga pelaku datang untuk karaoke. Selang satu jam, pelaku Yeremia keluar masuk room karaoke dengan kondisi mabuk dan membuat keributan.

"Tanpa sebab, korban (Danang) yang sedang minum di teras diseret oleh Yeremia hingga jatuh tersungkur," ungkap Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar Winanomo.

Karena salah pengertian, dua teman Yeremia yang belum diketahui identitasnya, itu marah. Saat itulah para pelaku terlibat cekcok dengan korban.

"Nah di situ, satu pelaku itu mengeluarkan senjata tajam (alat belum diketahui dan masih dicari), lalu membacok korban secara membabi buta," terangnya.

Setelah melakukan pembacokan terhadap korban, pelaku beserta satu temannya kabur. Tersisa Yeremia, karena tertinggal Yeremia pun mendapat salam olahraga dari massa.

Akibat kejadian tersebut, sang operator mengalami luka di bagian tubuh dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Korban mengalami 8 luka sayat di bagian tubuhnya. Lalu oleh masyarakat dibawa menuju ke RS Columbia Asia kemudian di rujuk di RS Tugu Semarang,” jelasnya.

Saat ini pelaku Yeremia Eko sudah diamankan di Polsek Semarang Barat untuk dimintai Keterangan lebih lanjut. Sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam proses pencarian.

Sementera Yeremia mengaku saat kejadian dirinya dalam kondisi mabuk. Ia juga mengakui telah memukul koban. Kendati demikian Yeremia menyebut, ia tidak ikut melakukan pembacokan.

“Yang bacok teman saya, Sis. Rumahnya di Mijen, di belakang Polsek (Mijen),” akunya.

Polisi pun menemukan sebilah parang di mobil milik pelaku yang ditinggalkan usai melakukan pembacokan di Komplek Argorejo gang 3, Semarang Barat itu. (kap/zal)

Editor : Baskoro Septiadi