RADARSEMARANG.ID, Semarang - Berada di kawasan pemukiman padat penduduk, Masjid Taqwa Sekayu diklaim sebagai masjid tertua di Jateng.
Bahkan Masjid yang berada di belakang Mall Paragon ini konon sudah dibangun sebelum Masjid Agung Demak.
Berdasarkan catatan, Masjid Taqwa Sekayu ini sudah berdiri sejak 1413. Hal itu juga terlihat dari gapura masuk masjid yang bertuliskan ‘MASJID SEKAYU 1413’. Sedangkan Masjid Agung Demak baru berdiri sekitar 1420.
“Informasinya memang seperti itu, masjid ini (Masjid Taqwa Sekayu, Red) lebih tua dari Masjid Agung Demak,” kata Ketua Takmir Masjid Taqwa Sekayu, Kurnia Fachrurrozy.
Masjid Taqwa Sekayu ini dulu bernama Masjid Pekayuan. Pertama kali berdiri, material bangunan berbahan kayu, beratap rumbia, tiang dari bambu, dan lantainya dari tanah murni.
Seiring kemajuan zaman dan berlalunya waktu, masjid Taqwa Sekayu dilakukan renovasi dan pemugaran. Tapi pihak takmir tetap berusaha untuk tidak menghilangkan bangunan keaslian masjid.
Fachrurrozy ulama yang mencetuskan berdirinya Masjid Taqwa Sekayu adalah Kiai Kamal. Menurut cerita, ia adalah santri atau murid langsung dari Sayid Al-Kamil alias Sunan Gunung Jati.
“Kiai Kamal diperintahkan untuk dakwah dan menyebarkan Islam di wilayah Sekayu ini,” jelasnya.
Masjid ini diakui Fachrurrozy menyimpan banyak sejarah dan menjadi bukti dari peradaban Islam di Jateng.
Makanya, pihak Takmir Masjid Sekayu masih mempertahankan isi bangunan.
Meski beberapa kali dilakukan pemugaran. Peninggalan asli dari awal dibangunnya masjid masih dipertahankan.
Saat ini ada empat yang masih digunakan di Masjid Taqwa Sekayu. Diantaranya kubah, tiang besar di dalam masjid, bagian pintu, dan sumur. (kap/bud)
Editor : Baskoro Septiadi