Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Perang Sarung, 13 Remaja di Semarang Diamankan

Muhammad Hariyanto • Jumat, 15 Maret 2024 | 19:36 WIB
Belasan remaja dinamakan anggota Polsek Banyumanik saat akan perang sarung di daerah Lapangan Bumirejo, Pudakpayung, Banyumanik. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Belasan remaja dinamakan anggota Polsek Banyumanik saat akan perang sarung di daerah Lapangan Bumirejo, Pudakpayung, Banyumanik. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Belasan remaja dinamakan anggota Polsek Banyumanik. Mereka akan melakukan aksi tawuran perang sarung di daerah Lapangan Bumirejo, Pudakpayung, Banyumanik, Rabu (14/3/2024) sekitar pukul 22.00.

"Iya, ada 13 orang laki-laki, yang kita amankan. Semuanya masih remaja. Mereka baru persiapan akan melaksanakan aksi tawuran dengan menggunakan sarana sarung," ungkap Kapolsek Banyumanik, Kompol Ali Santoso, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (15/3/2024). 

Kapolsek membeberkan, awal pengungkapan ini berdasarkan laporan masyarakat sekitar lokasi kejadian terkait adanya belasan remaja yang bergerombol mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.

Kemudian, ditindaklanjuti dan didatangi petugas untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. 

"Awalnya ya lebih dari 15 orang, kemudian ada yang berhasil melarikan diri. Modusnya ini katanya main sesama teman. Ternyata mereka sudah janjian kumpul-kumpul, ada kubu lawan," jelasnya. 

Selanjutnya, mereka yang diamankan digelandang ke Mapolsek Banyumanik untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Barang bukti sejumlah sarung juga turut diamankan. Kemudian, pihak orang tua juga turut dipanggil, untuk pendampingan.selanjutnya dipulangkan setelah membuat surat pernyataan. 

"Supaya tidak mengulangi perbuatannya, karena meresahkan. Tidak ada korban jiwa, mereka baru persiapan akan melaksanakan," tegasnya. 

Tindakan tegas akan dilakukan manakala meraka terbukti mengulangi perbuatannya. Meski demikian, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat utamanya, orangtua untuk tidak bosan melalukan pengawasan terhadap anaknya.

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal buruk, atau yang tidak diinginkan. 

"Kami juga mengimbau kepada mereka untuk lebih meningkatkan ketaqwaan, mengingat juga bulan suci Ramadhan. Apalagi dalam waktu dekat juga akan menghadapi ujian nasional, lebih baik digunakan untuk belajar," harapnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #Perang Sarung #Remaja