RADARSEMARANG.ID, Semarang - Banjir di Semarang memakan korban jiwa. Seorang pria penghuni kos di Gayamsari, Pedurungan meregang nyawa di rumah sakit akibat kesetrum atau tersengat aliran listrik.
Korban diketahui bernama Amin, 50, merupakan penghuni kos di Gayamsari turut wilayah Kelurahan Gemah Kecamatan Pedurungan, yang merupakan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan peristiwa ini terjadi pada Rabu (13/3/2024) sekitar pukul 22.30.
Salah satu penghuni kos, Nugraha, mahasiswa warga Blora ini mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada saat hujan deras.
Kejadian bermula saat korban sedang beraktivitas memutus aliran listrik alat pompa air disekitaran kos.
"Awalnya itu akan memutus aliran listrik sanyo menggunakan alat tang agar tidak korsleting listrik. Karena tempat kos terkena banjir. Enggak tau kok tiba-tiba Pak Amin sudah tergeletak, tidak bergerak di atas alat pompa air sanyo. Kemungkinan tersengat listrik," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (14/3/2024).
Melihat hal tersebut, pemuda ini langsung menyampaikan kepada rekannya, satu penghuni kos yakni Zaki dan Satria.
Keduanya mahasiswa warga Kabupaten Jepara. Kemudian, korban sudah dalam keadaan tidak sadar dan tidak bergerak.
"Awalnya sempat pingsan. Ya agak lama, tidak sampai satu jam," bebernya.
Merasa khawatir terjadi sesuatu, kemudian kejadian ini dilaporkan ke warga diteruskan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Gemah dan Polsek Pedurungan.
Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Semarang, guna mendapat perawatan medis. Namun, nyawanya tidak terselamatkan.
"Korban meninggal, tidak terselamatkan. Pak Amin, itu penghuni kos," pungkasnya. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi