RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 2.000 rumah di Kelurahan Tambakrejo Semarang tergenang banjir, Kamis (14/3) akibat dari limpasan Banjir Kanal Timur (BKT), Rabu (13/3).
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, di sepanjang Jalan Purwosari - Tanggungrejo Raya, ketinggian genangan air setinggi pinggang orang dewasa. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh.
Selain itu, beberapa fasilitas umum seperti kantor kelurahan, SD Negeri Tambakrejo 02, TK PGRI 64, Masjid dan Musala juga tergenang air.
Salah seorang warga RT 6 RW 6 Tambakrejo, Roy, mengaku ketinggian genangan di Kaligawe sampai paha orang dewasa.
Sedangkan di kampung-kampung ketinggian mencapai perut orang dewasa."Ini hampir semuanya, mas. Rumah saya tenggelam," katanya.
Ia berharap ada pompa tambahan yang dinyalakan. Karena Kelurahan Tambakrejo merupakan daerah yang diapit oleh dua sungai.
Yakni Sungai Banjir Kanal Timur dan Sungai Tenggang. "Aktivitas saya mandeg, tidak bisa bekerja, mas," tandasnya.
Lurah Tambakrejo, Sukiswo, menjelaskan 99 persen di seluruh wilayah Tambakrejo tergenang. Hampir semua RW dari RW 1 - RW 9 rumah warga kemasukan air banjir.
"Kalau di rumah warga rata-rata ketinggian 50 - 70 sentimeter," katanya.
Banjir ini akibat dari limpasan air dari Sungai Banjir Kanal Timur dan Sungai Tenggang.
Ditambah Rabu (13/3) malam intensitas hujan sangat deras. "Paling banyak dari BKT," katanya.
Ada sekitar 3.500 KK yang terdampak banjir dan 2.000an rumah yang terdampak. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi