Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Banjir Semarang Belum Surut, Ini Daftar 10 Wilayah yang Paling Parah Terendam Air 

Baskoro Septiadi • Kamis, 14 Maret 2024 | 15:32 WIB
Warga Kaligawe Semarang harus berjibaku dengan banjir Kamis (14/3/2024) pagi. (Figur Ronggo Wassalim/Jawa Pos Radar Semarang)
Warga Kaligawe Semarang harus berjibaku dengan banjir Kamis (14/3/2024) pagi. (Figur Ronggo Wassalim/Jawa Pos Radar Semarang)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Cuaca ekstrem yang menerjang Kota Semarang dalam beberapa hari terakhir membuat Semarang dikepung banjir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengatakan sejumlah titik wilayah Kota Semarang terendam banjir dengan tinggi muka air (TMA) antara 15-80 sentimeter (cm).

Kondisi banjir juga mengalami tren kenaikan genangan akibat hujan masih berlangsung hingga menjelang tengah malam. 

Adapun rincian wilayah yang terendam banjir meliputi:

1. Jl. Gebanganom ± 70 - 80 cm

2. Jl. Padi raya ± 50 - 60 cm

3. Jl. Sendang indah Kelurahan Muktiharjo lor ± 15 cm

4. Jl. Muktiharjo indah RW 15 Kelurahan Muktiharjo Kidul ± 15 - 20 cm

5. Jl. Muktiharjo raya Kelurahan Muktiharjo Lor ± 30 - 70 cm

6. Jl. Jodipati Kelurahan Krobokan ± 15 - 40 cm

7. Wilayah RW 7 Kelurahan Kudu ± 15 - 20 cm

8. Wilayah Kelurahan Tambakrejo ± 15 - 30 cm

9. Jl. Raya Kaligawe (Depan RSI Sultan Agung - Bawah Tol)  ± 20 - 50 cm

10. Jl. Sidorejo 3 Kelurahan Sambirejo ± 20 - 30 cm

Dari laporan visual yang dikirimkan Kalaksa BPBD Kota Semarang, wilayah Jalan Raya Kaligawe terendam banjir hingga roda kendaraan mobil bak terbuka pun tidak terlihat. Lalu

lintas di sepanjang jalur yang menghubungkan Kota Semarang menuju Demak-Surabaya itu juga lumpuh total.

Beberapa kendaraan jenis truk hingga mini bus terjebak dalam genangan banjir tersebut.

Di samping itu, wilayah Kota Lama Semarang juga turut terendam hingga sepaha orang dewasa.“Jalan Kaligawe lumpuh,” ungkap Endro.

Selanjutnya, hasil laporan visual lainnya menunjukkan bahwa Banjir Kanal Timur (BKT) Semarang juga meluap hingga airnya melimpas ke permukiman warga.

Sistem pengendali banjir Kota Semarang yang berada di bagian timur ini mengalami penurunan kapasitas daya tampung debit air, terlebih setelah terjadi hujan dalam durasi yang cukup lama. (bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #BANJIR #Cuaca Ekstrem