RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hujan badai yang tak kunjung berhenti di Kota Semarang pada Rabu (13/3/2024) pagi hingga malam tentu membuat khawatir masyarakat.
Peneliti BRIN Dr Erma Yulihastin melalui akun X pribadinya berpendapat hujan yang tak kunjung berhenti di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya diduga disebabkan karena badai siklon.
"Saya cek sudah lebih dari 12 jam konsentrasi hujan badainya memang ada di Semarang. Efek squall line besar yg memanjang dari laut menuju pesisir." tulis Dr Erma di akun X.
Kemudian pada Rabu (13/3/2024) malam pukul 19.56 Dr Erma kembali mengupdate kondisi badai yang masih menerjang wilayah Kota Semaramg dan sekitarnya.
Dalam unggahan tersebut Dr Erma juga menandai akun X milik BPBD Jateng dan BPBD Kabupaten Semarang.
"Update: terpantau squall line di Semarang yg semakin memanjang. Waspada banjir bandang, ya. Yang di sekitar DAS agar siaga evakuasi mandiri. @bpbdjateng @BpbdSemarangkab," tulisnya.
Terakhir, Dr Erma Yulihastin meminta warga Semarang dan sekitarnya untuk waspada akan ancaman banjir malam ini.
"Agar tetap waspada siaga malam ini utk warga Semarang karena hujan deras terpantau masih awet di kota Semarang. Keep save Semarang!," pungkasnya. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi