RADARSEMARANG.ID, Semarang - Talut di Jalan Lempongsari I RT 1 RW 2 Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur mengalami longsor susulan, Selasa (12/3) pagi. Akibatnya menggerus teras warga.
Salah seorang warga, Mulyono, 56, menceritakan sebelumnya pernah longsor pada bulan Februari. Saat itu, di bawah Talut terdapat pohon bambu yang ambrol akibat longsor.
"Sudah dibersihkan material longsor menggunakan alat berat, tapi hanya ditutup dengan terpal oleh BPBD," katanya.
Ia sempat khawatir apabila terjadi longsor susulan karena adanya bongkahan atau retakan longsor yang mengakibatkan longsor susulan.
"Lha kekhawatiran kami benar, baru tadi pagi longsor susulan terjadi," tambahnya.
Longsor susulan kali ini terjadi hingga merembet ke teras rumah warga, Mujiono.
Pria 71 tahun itu menambahkan, material longsor kali ini berupa tanah padas yang sudah retak dan belum padat. Diceritakan, sebelum longsor, terjadi hujan deras seharian.
"Kira-kira sekitar pukul 02.00 mau sahur, ada suara gemuruh, saya tengok depan rumah lha kok sudah longsor," bebernya.
Sebagian teras rumahnya terdampak. Kira-kira tiga meteran yang baru ini, yang lama juga tiga meter panjangnya. Ketinggian enam meter.
"Kami berharap adanya pembangunan Talut yang kuat agar tidak terjadi longsor susulan, apalagi air dari atas debit airnya deras jika terjadi hujan," jelasnya.
Sementara itu, Lurah Lempongsari, Tin Subekti, mengungkapkan longsoran tersebut akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
"Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pembangunan Talut," tandasnya. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi