RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua orang pengendara motor berboncengan meninggal dengan tragis setelah mengalami kecelakan tabrak lari di Jalan Mr Wuryanto Tikungan Pengkol, Kecamatan Gunungpati, Semarang Kamis (29/2/2023) sekitar pukul 05.30.
Dua orang korban diketahui bernama Rizky Candra Wicaksono, 25, dan Steven Samuel Lubis, 24. Keduanya beralamat tinggal di Jalan Kenanga Raya Genuk Ungaran Barat Kabupaten Semarang.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Semarang, keduanya juga rekan satu kantor di daerah Manyaran, Semarang Barat.
"Keduanya teman kerja, di Jasa Marga. Korban mau berangkat kerja. Tadi itu handphonenya berdering, terus dijawab. Yang nelpon menanyakan, sudah sampai mana kok belum sampai. Terus disampaikan, telah mengalami kecelakaan," ungkap Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Adji Setiawan kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (29/2/2024).
Korban berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam H-2426-II. Kejadian bermula saat korban melintas dari arah timur ke barat.
Sesampainya tikungan jalan, korban diduga terpeleset tumpahan solar dan kemudian terjadi kecelakaan dengan kendaraan tidak dikenal.
"Diduga saat melintas di jalan menikung terpeleset tumpahan solar, kemudian oleng ke kanan melebihi marka jalan dan mengalami kecelakaan dengan kendaraan tak dikenal yang berjalan dilajurnya," bebernya.
Benturan keras ini, seketika itu korban meninggal di lokasi kejadian. Keduanya tergeletak di tengah jalan.
Pihak kepolisian dari Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan selanjutnya dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kedua korban mengalami luka pada cidera kepala meninggal di TKP. Selanjutnya di bawa ke kamar jenasah RSUP Dr Kariadi Kota Semarang. Tadi mobil ambulan yang datang juga dari pihak Jasa Marga," katanya.
Kejadian ini, motor korban rusak pada bodi kanan depan pecah. Selanjutnya dibawa ke Mako Laka Satlantas Polrestabes sebagai barang bukti dan keperluan lebih lanjut.
Kasubnit II Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Ipda Agus Tri Handoko menambahkan, penyebab kecelakaan diduga akibat tumpahan BBM.
"Korban ini tabrak lari. Itu kan terpeleset tumpahan oli apa solar, terus kecelakaan dengan kendaraan dari arah berlawan, kemudian meninggalkan lokasi," bebernya.
"Itu keterangan dari saksi-saksi lain di lokasi. Selain korban meninggal ada juga pengendara lain yang juga jatuh terpeleset, ada banyak. Itu juga dilihat dari luka-luka lecet di tubuhnya," sambungnya.
Handoko menambahkan, berbagai upaya penyelidikan telah dilakukan. Mulai dari keterangan saksi-saksi untuk mengetahui kendaraan tidak dikenal yang terlibat kecelakaan dengan korban. Selain saksi, juga akan mencari CCTV disekitar lokasi kejadian sebagai bahan penyelidikan. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi