RADARSEMARANG.ID, Semarang - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu membuat keputusan cukup mengejutkan.
Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita berencana pensiun setelah masa akhir jabatan pada tahun 2024 ini.
Dengan keputusan tersebut otomatis Mbak Ita tidak berminat untuk mencalonkan diri dalam Pilwalkot yang rencananya dilakukan pada tahun ini.
Keputusan tersebut terbilang cukup mengejutkan mengingat saat itu politikus PDIP tersebut menduduki posisi tertinggi.
"Fokus saat ini saya ingin menyelesaikan tugas saya sebagai Wali Kota sampai 2025 mendatang," katanya.
Mbak Ita menegaskan jika dirinya berencana pensiun dan tidak akan mencalonkan diri dalam kontestasi Pilwakot. Alasannya tak lain ingin fokus untuk mengurus keluarga.
"Saya seorang ibu, tentu ingin meluluskan anak saya, menemani dia sampai lulus," jelasnya.
Mbak Ita mengaku M. Farras Razin Perdana putra semata wayangnya, lanjut Mbak Ita dirasa belum pernah merasakan sosok ibu yang full dari kecil sampai usianya saat ini yang menginjak 28 tahun.
"Sebagai ibu, saya merasa belum bisa memberikan kasih sayang penuh kepada anak saya," lanjut dia.
"Iziinkan saya fokus ke keluarga, secara pribadi saya ingin fokus ke keluarga," ucapnya sambil mengusap air mata.
Wali Kota perempuan pertama di Semarang ini menjelaskan, meskipun dirasa cukup mengabdi secara tenaga dan pikiran. Pihaknya akan mengembalikan keputusan pensiunnya sebagai politisi ke ketua PDIP.
"Semuanya saya serahkan lagi ke partai, ini dari hati yang terdalam dan ijinkan saya fokus ke keluarga," pungkasnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi