RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ratusan warga Kecamatan Gunungpati sangat antusias mengikuti kirab budaya dua gunungan, yakni gunungan durian dan gunungan buah-buahan, Jumat (23/2). Kirab budaya ini sebagai pembukaan Festival Durian Season 2 tahun 2024.
Kirab dimulai pukul 07.00. Rutenya dari SMP Negeri 22 Semarang menuju Shutter UMKM Cepoko. Warga bersama aparat sekecamatan Gunungpati memakai kebaya adat jawa.
Urutan kirab diawali oleh Camat Gunungpati bersama Danramil dan Kapolsek. Kemudian pembawa merah putih dan MMT Festival Durian Gunungpati.
Disusul dengan drumbend dari MI Miftahul Hidayah. Lalu dua gunungan, yakni gunungan durian dan gunungan buah-buahan.
Lalu para ibu pembawa nasi glewo dan tumpeng. Di belakangnya ada nasi yang ditaruh ke dalam bakul.
Setelah berjalan sejauh 1 kilometer, mereka disambut 40 lapak yang menjajakan durian dan UMKM unggulan lainnya.
Selain itu, setelah sambutan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan didoakan oleh tokoh masyarakat, para warga berebut dua gunungan.
Ketua Panitia Festival Durian Gunungpati, Masduki, menjelaskan adanya gunungan buah-buahan dan gunungan durian karena merupakan potensi Gunungpati.
"Festival Durian Gunungpati akan menjadi event tahunan," ujarnya.
Dikatakan, durian khas Gunungpati yang memiliki sertifikasi hanya Durian Malika.
Namun, Durian Mbah Ar, Durian Bokor, Durian Bagong dan lainnya juga tak kalah enak.
"Karena Durian Gunungpati ini tahan basi, bahkan bisa seminggu awetnya," katanya.
Ia menambahkan, budidaya durian merupakan warisan dari nenek moyang.
Saat ini ada 50 pembudidaya durian yang berada di Gunungpati.
Camat Gunungpati, Sabar Tri Mulyono, menjelaskan kirab dua gunungan menggambarkan potensi yang ada di Gunungpati.
"Karena di sini potensinya buah-buahan dan durian," tandasnya.
Kirab budaya ini bertujuan untuk daya tarik tersendiri agar lebih mengenal Durian Gunungpati.
"Biar orang berpikir, kalau mau cari durian itu ke Gunungpati, dari harga Rp 20 - 500 ribu," ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan seharusnya Festival Durian Gunungpati digelar pada bulan Januari 2024 lalu.
Namun, saat itu masih dalam masa pemilu, sehingga mundur pada 23 - 25 Februari 2024.
"Alhamdulillah hari ini bisa dilakukan, memang tidak sebanyak bulan Desember - Januari," ujarnya. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi