RADARSEMARANG.ID, Semarang - JS, 43, warga Mlatiharjo Semarang Timur ditemukan tewas gantung diri di bawah Jembatan Waru, Semarang Timur, Selasa (13/2/2024) sekitar pukul 07.00.
Tubuh korban yang mengenakan celana pendek dan kaos tergantung diri disela-sela rongga jembatan.
Sontak, temuan kejadian ini menggegerkan warga sekitaran dan pengguna kendaraan yang melintas di jembatan tersebut.
Kapolsek Semarang Timur, Iptu Iwan Kurniawan membenarkan adanya kejadian ini. Korban juga merupakan warga diwilayah hukumnya. Terkait motif, korban nekat gantung diri dipicu permasalahan keluarga.
"Itu korban punya masalah keluarga. Kemudian tidak pulang. Lalu ditemukan meninggal gantung diri," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (13/2/2023).
Kanitreskrim Polsek Semarang Timur, Ipda Bunawi membeberkan, kali pertama yang mengetahui kejadian ini warga sekitar bernama Teguh, yang kebetulan blusukan di sekitaran lokasi kejadian.
Selanjutnya, dilaporkan ke Polsek Semarang Timur, diteruskan ke Unit Inafis Polrestabes Semarang, dan dilakukan olah TKP.
"Dia (saksi) itu, kebiasaan main gaburan burung doro disekitar ini. Terus melihat kejadian ini. Hasil sementara, tidak ditemukan tanda kekerasan ditubuh korban, murni bunuh diri," katanya.
Pihak keluarga korban juga telah mendapat kabar duka ini. Setelah membuat surat pernyataan.
Terkait motifnya, Polisi belum bersedia membeberkan. Namun informasi yang diperoleh, sebelumnya telah mendapat Warisan dari orangtuanya di Gunungpati sebesar Rp 200 juta.
Kemudian korban meninggalkan rumah dengan membawa uang tersebut sejak Jumat (2/2/2024) sekitar pukul 13.00."Permasalahan seputar warisan," kata Bunawi.
Setelah dievakuasi selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan prosesi pemakaman. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi