RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Tidak hanya di Kota Pekalongan, monumen patung Hoegeng juga berdiri kokoh di Mapolda Jateng. Patung setinggi 14 meter itu menjadi ikon dan spirit kejujuran, keberanian, serta kesederhanaan.
Hoegeng merupakan anggota Polri bernama lengkap Hoegeng Iman Santoso. Monumen tersebut berdiri kokoh dengan tinggi sembilan meter.
Patung ini berdiri di tumpuan setinggi empat meter. Sedangkan tinggi tumpuan ke lantai adalah satu meter. Sehingga total tinggi patung Jenderal Hoegeng 14 meter.
"Patung Hoegeng yang dibuat setinggi 14 meter itu punya makna tersendiri. Itu menunjukkan tanggal kelahiran Jenderal Hoegeng yakni 14 Oktober dan wafat tanggal 14 Juli," terang Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, saat sambutan peresmian, Jumat (2/2).
Dengan berdirinya monumen di Polda Jateng ini berarti Jateng punya ikon kebanggaan di dua tempat. Satu lagi di Pekalongan.
Menurut Kapolda, ini menandakan bahwa spirit Hoegeng Iman Santoso tertanam di hati personel Polri khususnya di Polda Jateng.
"Bahkan presiden (Presiden RI ke 4 Gus Dur) mengatakan bahwa di Indonesia itu ada tiga polisi jujur, yaitu Pak Hoegeng, polisi tidur dan patung polisi," ujarnya..
Kapolda berharap, monumen tersebut bisa menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh personel Polri, khususnya di Polda Jateng untuk meneladani sosok Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso.
Dalam Hoegeng terkandung nilai kejujuran, keberanian kesederhanaan, dan sebagainya.
“Ini adalah inspirasi yang harus kita bangkitkan di kita semuanya dan diharapkan memberikan motivasi memunculkan Hoegeng-Hoegeng yang lain," tandasnya. (mha/zal)
Editor : Tasropi