Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Umat Konghucu Tutup Tahun dengan Sembahyang Bwee Ge

Radar Semarang • Sabtu, 27 Januari 2024 | 18:21 WIB
KHUSYUK : Umat Konghucu terlihat khusyuk saat menggelar sembahyang Bwee Ge untuk menutup tahun 2574 di Klenteng Tay Kak Sie, Kota Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHUSYUK : Umat Konghucu terlihat khusyuk saat menggelar sembahyang Bwee Ge untuk menutup tahun 2574 di Klenteng Tay Kak Sie, Kota Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Tempat Ibadah Tri Dharma Tay Kak Sie melangsungkan ibadah Bwee Ge Jumat (26/1).

Sembahyang tersebut dilakukan untuk menutup tahun 2574, sekaligus kegiatan dalam mengawali rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek.

Umat Konghucu silih berganti mendatangi Klenteng Tay Kak Sie. Satu-persatu mereka melakukan sembahyang kepada dewa-dewi secara khusyuk.

Baca Juga: Rayakan Kedatangan Dewa Obat, Kelenteng Tay Kak Sie Semarang Beri Pegobatan Gratis 500 Orang

Kepala Operasional Kelenteng Tay Kak Sie Andre Wahyudi mengatakan, Bwee Gee adalah hari dimana orang tionghoa bersembahyang mengucap syukur dan membuat sembahyang tutup tahun.

Momen itu juga digunakan ungkapan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan karunia dan Rizki.

"Kita lakukan secara sederhana, yang pasti kita memahami tahun Imlek atau kelinci ini per hari ini akan kembali dengan beberapa rangkaian sederhana," katanya.

Di hari itu pula umat Konghucu memaknai sebagai hari untuk mengunci tahun. Segala kesalahan yang diperbuat bertekad untuk tidak diulangi di tahun berikutnya.

Baca Juga: Ratusan Umat Konghucu Kirab Sambut Dewa Obat

Rangkaian Imlek selanjutnya dilakukan 3 Februari untuk menghantarkan para dewa-dewi membuat laporan atau naik ke surga.

"Tahun ini Shio naga kayu yang bermakna kekuatan, keberuntungan, dan kebijaksanaan. Sembahyang dilakukan secara bersama cuman secara pribadi mereka ada wujud permohonannya masing-masing," ujarnya.

Umat yang datang ke TITD Tay Kak Sie juga dari berbagai daerah. Seperti Temanggung dan sekitarnya juga sengaja datang. Sembahyang Bwee Ge berlangsung mulai pukul 06.00-21.00.

"Umat yang terdaftar ada sekitar 500 mereka datang untuk memohon mendapatkan perlindungan dan keberkahan," tambahnya. (mia/fth)

Editor : Tasropi
#Sembahyang Bwee Ge #tahun baru imlek #Tri Dharma #Kelenteng Tay Kak Sie