Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di IPLT Tanggung Rejo Semarang, Pakai Kaos Tulisan Bawaslu

Muhammad Hariyanto • Senin, 22 Januari 2024 | 20:03 WIB
Petugas mengevakuasi  penemuan mayat di area IPLT Tanggung Rejo Senin (22/1/2024) pagi. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Petugas mengevakuasi penemuan mayat di area IPLT Tanggung Rejo Senin (22/1/2024) pagi. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Warga Genuk Semarang digegerkan penemuan mayat di area IPLT Tanggung Rejo Senin (22/1/2024) pagi.

Mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut mengenakan pakaian berwarna orange dengan tulisan Bawaslu.

"Identitas belum kita identifikasi. Dan pakaian yang dikenakan (jenazah) berwarna orange dan ada tulisan Bawaslu. Tapi harus kita dalami, apakah itu petugas dari Bawaslu atau tidak," ungkap Kanitreskrim Polsek Genuk AKP Sujadi, dilokasi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (22/1/2024).

Kronologi penemuan mayat tersebut, Sujadi membeberkan berawal dari laporan masyarakat sekitar pukul 08.00.

Saat itu, ditemukan mayat di sekitar IPLT milik Disperkim Kota Semarang. Itu merupakan area pembuangan limbah.

"Saat dicek TKP oleh petugas bersama piket fungsi dan Pawas, memang ada (mayat) kemudian kita panggil Inafis," jelasnya.

Proses evakuasi jenazah memerlukan alat berat karena posisi korban berada di tengah. Usai berhasil dievakuasi, petugas melakukan identifikasi terhadap korban.

Namun, belum ditemukan identitas korban. Secara fisik, jenazah yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki berkisar umur 25-35 tahun.

"Setelah berhasil mengambil (korban) kita identifikasi, ternyata di tubuh korban belum ada identitasnya. Namun, secara fisik laki-laki kisaran umur 25-35 tahun," katanya.

Kemudian jenazah dibawa ke RS Kariadi untuk dilakukan visum luar. Setelah itu, dimungkinkan visum dalam atau autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

"Nanti kita informasikan, apakah ada tanda-tanda kekerasan atau mati karena kecelakaan dan sebagainya," jelasnya.

Tak hanya itu, terkait penemuan mayat ini petugas juga akan melakukan pendalaman terhadap Disperkim Semarang.

Apakah ada kaitannya dengan proyek tol maupun apakah orang boleh masuk ke proyek limbah ini.

"Akan kita infokan ke media barangkali ada yang kehilangan keluarganya bisa menghubungi Inafis Polrestabes Semarang," pungkasnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #MAYAT #IPLT