RADARSEMARANG.ID, Semarang - Rumah berlokasi di Jalan Muradi Raya, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Semarang Barat ludes terbakar, Kamis (18/1) sekitar pukul 13.45.
Dua bocah sempat terjebak di dalam rumah saat terjadi kebakaran.
Beruntung, dua bocah tersebut berhasil diselamatkan warga sekitar. Kemudian, balita dievakuasi ke tempat aman.
Informasi yang diperoleh, dua bocah tersebut anak dari Rosamala Setiowati, 35, pemilik rumah yang terbakar.
"Iya, dua anak-anak masih kecil. Satunya masih sekitaran dua tahun, laki-laki, yang satunya sekitaran masih SD, kelas 2 apa kelas gitu," ungkap Albertus, tetangga korban yang menyelamatkan dua bocah tersebut, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (18/1).
Albertus juga mengatakan, kali pertama yang mengetahui kejadian ini. Saat itu, sedang bermain di teras rumah bersama anak-anaknya.
Kemudian, melihat ada api di bagian rumah yang terbakar. Merasa penasaran, kemudian bergegas menuju lokasi.
"Itu kan depan rumah saya. Temboknya (belakang) rendah, dari tempat saya kelihatan, tidak sampai dua meter. Terus saya lari muter, menuju depan. Namun tidak bisa masuk karena pintu pagar rumah dikunci," katanya.
Tak kurang akal, Albertus terus mengajak tetangganya yang berada di bengkel, tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kemudian, pintu gerbang didobrak. Setelah berhasil kemudian mendobrak pintu rumah, dan selanjutnya masuk ke dalam menyelamatkan dua bocah tersebut.
"Di dalam sudah banyak asap, dan api di dapur. Saya merangkak ke dalam, anak itu di kamar, posisinya sedang tidur. Terus saya tarik keluar. Itu tidak sampai 10 menit. Ketika sudah evakuasi, semua api sudah sampek pintu depan. Untung berhasil diselamatkan, tidak ada luka apapun," bebernya.
Api yang semakin membesar menjadikan rumah berukuran lima meter kali delapan meter, sebagian belahan kayu tersebut hangus terbakar.
Atapnya juga sudah hangus. Menurutnya, orangtua dua bocah tersebut sedang keluar rumah saat terjadi kebakaran.
"Itu kan ibunya sedang keluar rumah ke warung atau kemana. Entah nyalakan kompor atau apa, itu kan jualan. Dirumah itu hanya tinggal sama dua anaknya. Padahal itu saya rencana mau berangkat ke Pekalongan sebelum kejadian. Terus ada kejadian ini," imbuhnya.
Api sempat dilakukan upaya pemadaman oleh para tetangga menggunakan peralatan seadanya. Sebagian lainnya, melaporkan kejadian ini ke Dinas Pemadaman Kota Semarang diteruskan ke Polsek Semarang Barat.
Dua unit mobil Damkar juga langsung menuju lokasi melakukan upaya pemadaman.
"Iya, berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa. Anaknya di dalam rumah, orang tuanya sedang keluar rumah sebentar. Diduga korsleting listrik, kejadiannya pas hujan. Kerugian materiil belum diketahui," kata Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar Winanomo. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi