Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tragis! Siswi SMP di Semarang Tewas Gantung Diri Pakai Tali Pramuka di Teras Rumah

Muhammad Hariyanto • Selasa, 9 Januari 2024 | 18:14 WIB
Seorang gadis berusia 13 tahun ditemukan meninggal dengan tragis di rumahnya, di Kecamatan Gunungpati, Selasa (9/1/2024) sekitar pukul 05.00.
Seorang gadis berusia 13 tahun ditemukan meninggal dengan tragis di rumahnya, di Kecamatan Gunungpati, Selasa (9/1/2024) sekitar pukul 05.00.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang gadis berusia 13 tahun ditemukan meninggal dengan tragis di rumahnya, di Kecamatan Gunungpati, Selasa (9/1/2024) sekitar pukul 05.00.

Gadis berinisial AKA yang masih pelajar SMP ini ditemukan meninggal gantung diri di teras rumahnya. 

"Iya, korban masih anak-anak, masih SMP. Gantung diri di teras belakang rumah menggunakan tali pramuka," ungkap Kanitreskrim Polsek Gunungpati, Iptu Endro Soegijarto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (9/1/2024). 

Kali pertama yang mengetahui temuan kejadian ini adalah orang tua laki-laki korban, bernama H, 49.

Bermula saat H keluar rumah untuk keperluan sesuatu. Tiba-tiba dikejutkan adanya orang yang sudah dalam kondisi gantung diri di teras rumah. 

"Itu yang mengetahui bapaknya, saat keluar ke belakang rumah melihat anaknya sudah dalam posisi gantung diri," bebernya. 

Seketika itu, bapak korban langsung berteriak memanggil istrinya, menyampaikan temuan ini. Kakak korban yang berada di dalam kamar mandi juga sempat mendengar teriakan tersebut, lalu bergegas keluar menuju teras rumah. 

"Kemudian orang tua korban memotong tali pramuka yang dipakai untuk gantung diri. Setelah itu dibopong, dan dilakukan upaya pertolongan, namun sudah tidak ada reaksi. Korban sudah dalam kondisi kaku dan di leher ada bekas jeratan tali yang menghitam," jelasnya. 

Selanjutnya, pihak keluarga korban menyampaikan kejadian ini ke tetangga, dan diteruskan menghubungi petugas kepolisian Polsek Gunungpati, termasuk Inafis Polrestabes Semarang. Kemudian dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

"Hasil pemeriksaan dari pihak dokter Puskesmas, diperkirakan korban meninggal tengah malam, dan tidak diketemukan ada tanda tanda kekerasan," katanya. 

Menanggapi terkait penyebab korban nekat melalukan gantung diri, Endro menyampaikan masih melakukan pemeriksan saksi-saksi, termasuk dari pihak keluarga.

Selain itu, juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) terkait kejadian ini. 

"Anggota kita masih di lapangan untuk Pulbaket. Kita juga akan datang ke sekolahan untuk mencari keterangan keterangan pihak sekolah," pungkasnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#tragis #Gantung Diri