RADARSEMARANG.ID, Semarang - Cuaca buruk yang melanda Kota Semarang sejak sejak 1 Januari 2024 kemarin mengakibatkan mengakibatkan sejumlah wilayah diterjang bencana longsor.
Salah satunya di perbukitan sekitar Perumahan Mountain View Tembalang. Akibatnya, wilayah RT 6 RW 2 Perumahan Mountain View terendam lumpur bercampur tanah dari longsoran bukit di samping perumahan tersebut.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang Rabu (3/1/2024), warga bersama Disperkim, DPU, dan dinas terkait, serta TNI/Polri bergotong royong membersihkan lumpur setebal sekitar 30 sentimeter yang menutupi jalan.
Bukit setinggi 35 meter dengan lebar 10 meter longsor akibat hujan yang terjadi selama dua hari bertutur-turut. Air bekas longsor masih mengalir dari atas.
Rumah milik Gallan Guritma yang berdiri paling dekat dengan prbukitan tertimpa langsung reruntuhan longsor. Diceritakan, longsor terjadi dari tanggal 1 Januari 2024 saat hujan deras pada malam hari.
"Longsor sebelumnya tidak menutupi jalan, tadi malam longsor susulan karena hujannya deras, dan tekanan air hujan yang sangat deras sehingga meluber ke jalan," jelasnya.
Pagar bagian belakang roboh dan tempat jemuran tergenang longsor. "Estimasi kerugian sih Rp 5 juta karena hanya dinding pembatas saja," katanya.
Perumahan yang dibangun sejak 2016 ini baru baru kali ini diterjang longsor. "Harapannya ada terap-terapan sehingga dapat mencegah longsor," jelasnya.
Sementara itu, Camat Tembalang, Agus Priharwanto, menjelaskan pascalongsor, pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membersihkan lumpur akibat longsor.
Selain itu, akibat hujan dengan intensitas deras yang terjadi awal tahun ini, beberapa wilayah di Kecamatan Tembalang terjadi longsor.
Seperti rumah di Jalan Kompol R Soekanto RW 4 Kelurahan Bulusan, Perumahan Mountain View RT 6 RW 2 Kelurahan Mangunharjo, dinding rumah warga RT 3 RW 1 Kelurahan Tandang retak, rumah warga RT 1 RW 1 Kelurahan Tandang yang tertimpa pohon tumbang dan jembatan roboh di Tandang.
"Karena kontur tanahnya yang berbukit drainase kurang pas, sehingga kami berkoordinasi dengan dinas terkait dan Bu Walikota,ya semoga mendapat solusi dari beliau," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Semarang, selain tanah longsor yang disebutkan, ada tanah longsor di Tegalsari RT 1 RW 1.
Terjadi juga pohon tumbang di Pucang Gading yang menutup dua jalur, pohon tumbang juga terjadi di Tlogosari, Sigar Bencah, Jalan Indraprasta, Sinarwaluyo Raya Jalan Kedungmundu RT 7 RW 1 dan Jalan Gajah Raya depan Isa Grafika. Serta di Bukit Bougenville Sendangmulyo.
Selain itu, terdapat genangan air di RSI Sultan Agung setinggi 15 - 25 sentimeter. Genangan setinggi 25 - 30 sentimeter di Jalan Muktiharjo Raya. Genangan setinggi 20 - 30 sentimeter di Jalan Parang Sarpo Raya Perum Tlogosari.
Selain itu, atap roboh di Rumah Surati Jalan Bawangan RT 2 RW 2, Kelurahan Siwalan, Kecamatan Gayamsari.
"BPBD Kota Semarang berkoordinasi dengan instansi terkait, komunitas, dan relawan untuk melakukan asesmen di lokasi kejadian," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Riyanto didampingi Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi