RADARSEMARANG.ID, Semarang - Guntur Surono, 22, meninggal dengan tragis di dalam rumahnya, di daerah Tambangan, Kecamatan Mijen, Senin (1/1/2024) sekitar pukul 15.00.
Pemuda tersebut meregang nyawa di tangan ayahnya, bernama SM, 60, setelah dihajar menggunakan kayu dan batu hebel bagian kepala.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Semarang, kejadian ini bermula saat korban pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. Kemudian tegur oleh adiknya bernama JW.
Namun, korban tidak terima dan malah mengancam akan membunuh sang adik dengan membawa pisau.
Ancaman disertai cekcok tersebut terjadi di dalam dapur rumah. JM yang kebetulan berada di dalam rumah, mendengar langsung omongan korban.
Merasa tidak Terima dan membela adiknya, sang ayah marah dan memukul korban bagian kepala menggunakan kayu dan batu hebel.
"Iya, anak (korban) dan bapak (terduga pelaku. Terduga pelaku sudah diamankan," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (1/1/2024).
Seketika itu, korban langsung terkapar. Setelah kejadian tersebut, JM melaporkan ke Ketua RT dan RW, diteruskan ke Polsek Mijen.
Pihak Satreskrim Polrestabes Semarang bersama Inafis juga telah mendatangi lokasi melakukan olah TKP.
"Ya ini sekarang masih di olah TKP. Karena kejadian baru sore tadi. Jenasah kita bawa ke rumah sakit terlebih dulu, untuk di otopsi," bebernya.
Setalah olah TKP, Jenasah dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut. Sekarang ini, kasus kejadian ini masih dalam penanganan kepolisian.
Pelaku juga masih dilakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab pastinya motif kejadian ini. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi