RADARSEMARANG.ID, Semarang - Eko Prasetyo, 18, warga warga Tandang, Jomblang, Candisari bersama dua rekannya ditangkap anggota Polrestabes Semarang terkait aksi tawuran.
Mobil Toyota Kijang kotak warna hijau milik orang tua Eko juga ikut diamankan lantaran dipakai sebagai sarana mengangkut dan menyimpan senjata tajam.
"Mobil punya ayah saya. Saya bawa pamitnya untuk acara," ungkapnya saat rilis di Mapolrestabes Semarang, Rabu (13/12).
Sedangkan dua rekannya yang ikut diamankan adalah Syaril Ilham Ade Prasetyo, Sembungharjo, Genuk. Ilham Maulana, warga Jagalan Semarang Tengah.
Ketiganya berhasil diamankan didaerah Jalan Singotoro, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Sabtu (2/12) sekitar pukul 01.30.
Sebelum diamankan, mereka telah berkumpul besama rekan-rekannya di sebuah warung Borjo, daerah Tandang, Kecamatan Candisari.
Ditempat tersebut, mereka juga bersama-sama menenggak minuman beralkohol. Setelah, itu keliling Kota Semarang sembari live media sosial untuk mencari musuh tawuran.
"Iya, mabuk dulu terus muter-muter ada yang live di instagram, cari musuh. Ada adminnya. Tapi belum dapat musuh," bebernya.
Tiga remaja tanggung yang diamankan ini, salah satunya masih pelajar SMK, kelas tiga. Sedangkan dua lainnya ada yang alumni.
Eko dan Syaril mengakui, akun instagram tersebut bernama Cipto12, dan ada admin yang live untuk mencari musuh. Admin tersebut juga masih pelajar kelas tiga SMK.
"Adminnya teman saya. Awalnya kita ada 20 orang lebih. Ini tawuran yang kedua, yang pertama juga tidak dapat musuh. Kalau senjata itu milik teman saya, tapi saya bawa yang satunya," ujar pelaku Syaril.
Sementara, Wakasatreskrim Polrestabes Semarang Kompol Aris Munandar mengatakan, mobil kijang tersebut warna hijau bernopol AA 8891 BD.
Hasil pemeriksaan, didalam mobil tersebut terdapat tiga orang remaja dan ditemukan berbagai jenis senjata tajam, antara lain lima celurit, dan satu senjata tajam modifikasi sepanjang 1,5 meter.
"Sementara yang diamankan tiga orang, karena yang bersangkutan berada di dalam mobil. Sementara yang menggunakan sepeda motor melarikan diri," katanya. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi