Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Curah Hujan Mulai Tinggi, Tiga Rumah di Semarang Roboh

Figur Ronggo Wassalim • Rabu, 29 November 2023 | 20:55 WIB

Rumah Nur Wahid di Jalan Dempel Lor RT 1 RW 14 Kelurahan Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Rabu (29/11) pagi. FIGUR RONGGO WASSALIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
Rumah Nur Wahid di Jalan Dempel Lor RT 1 RW 14 Kelurahan Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Rabu (29/11) pagi. FIGUR RONGGO WASSALIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Senin (27/11) pukul 20.30 hingga Selasa (28/11) dini hari mengakibatkan tiga rumah di Kota Semarang roboh.

Salah satunya adalah rumah milik Nur Wahid, 43, di Jalan Dempel Lor, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan.

Pria yang juga juru parkir itu mengatakan, rumahnya roboh pada Selasa (28/11/2023) dini hari."Saya lihat kondisi rumah, kok ada suara kayu yang lapuk, krek krek krek gitu. Saya bangunin tiga anak dan istri saya untuk mengungsi di rumah kakak, setelah satu jam roboh rumah ini," katanya.

Rumah yang dibangun sejak 42 tahun itu merupakan peninggalan orang tuanya. Rumah non permanen atau berdindingkan kayu ini tak kuat menahan derasnya air hujan. "Saya berharap ada bantuan bedah rumah," katanya.

Lurah Muktiharjo Kidul, Sofia Ernawati, menambahkan kondisi atap yang keropos ini tidak dapat menahan hujan yang sangat deras sehingga rumah yang ditempati Nur Wahid roboh.

"Kami diintruksikan oleh bu wali bersama dinas terkait untuk membantu warga kami yang terkena musibah," katanya.

Diakuinya, dari BPBD Kota Semarang, Dinas Sosial Kota Semarang dan Disperkim Kota Semarang membantu warga yang terkena musibah ini.

"Disperkim akan membantu agar rumah ini dapat layak huni, sehingga ini wujud dari Pemkot Semarang supaya masyarakat memiliki rumah yang layak huni," tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Semarang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, hujan deras disertai angin kencang juga mengakibatkan beberapa rumah di Kota Semarang roboh.

Seperti di rumah Satinah, 68, di Jalan Karanganyar yang dihuni oleh lima orang. Atap rumah yang berukuran 3x6 meter itu roboh sekitar pukul 17.00 Senin (27/11). Karena usia bangunan sudah tua dan lapuk. Kerugian sekitar Rp 5 juta.

Selain itu, di Jalan Jonggring Saliki 2, Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat. Rumah milik Ahmad Zaeni, 48, berukuran 4x9 meter ditinggali 4 orang. Atap rumah roboh karena hujan deras disertai angin kencang disertai petir pada Senin (27/11) pukul 23.00.

Dengan adanya situasi potensi cuaca sekarang ini masyarakat diimbau mengidentifikasi tempat-tempat rawan bencana, segera koordinasi dengan RT, RW, Kelurahan, Kecamatan dan dinas terkait.

"Waspadai potensi banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah yang berpotensi bencana," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Semarang, Bambang Haryanto didampingi Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Matantono. (fgr/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #rumah roboh #ANGIN KENCANG #HUJAN