Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Rumah Pompa Kali Tenggang dan Sringin Rusak, Kaligawe-Genuk Semarang Terendam Banjir

Adennyar Wicaksono • Rabu, 15 November 2023 | 18:05 WIB
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau Rumah Pompa Kali Tenggang, Rabu (15/10/2023). 
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau Rumah Pompa Kali Tenggang, Rabu (15/10/2023). 


RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang Selasa (14/11/2023) malam membuat beberapa wilayah di Kaligawe dan Genuk tergenang banjir Rabu (15/11/2023).

Banjir diperparah lantaran ada dua rumah pompa yang tidak bekerja maksimal karena adanya kerusakan.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu langsung menyidak rumah pompa milik balai besar wilayah sungai (BBWS) Pemali-Juana.

Hasilnya dua rumah pompa yakni Kali Tenggang dan Sringin diketahui mengalami kerusakan.

"Ternyata dua rumah pompa yang ada tidak bekerja maksimal, di Kali Tenggang hanya tiga pompa yang beroperasi dari enam. Karena ada tiga pompa sedang perbaikan," kata Hevearita.

Mbak Ita sapaannya, menjelaskan di Kali Sringin yang seharusnya lima yang beroperasional hanya satu pompa yang berjalan.

"Kalau mau bicara SOP-nya harusnya dua. Tapi sama, katanya trouble. Lha kalau selalu trouble gimana," keluhnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada BBWS Pemali-Juana untuk serius dalam permasalahan banjir di Kota Semarang.

Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah berupaya keras agar banjir ini bisa langsung segera teratasi. 

"Saya sudah sampaikan ke BBWS, untuk persiapan pengendalian banjir. Padahal Pemkot melakukan antisipasi, misal pengerukan sedimentasi, termasuk di Woltermongonsidi, tidak lagi tergenang," bebernya.

Menurutnya, permasalahan pompa sangat serius karena menjadi faktor utama dalam pengendalian banjir. Pihaknya berharap agar BBWS lebih responsif terkait penanganan banjir. Ia juga berharap perbaikan pompa bisa diselesaikan secara cepat.

"Saya harap BBWS segera menyelesaikan perbaikan pompa karena pengelolaan air di wilayah Genuk mungkin juga dari Pedurungan ditarik ke Genuk ini kan upaya terakhir adalah pengendali di rumah pompa Tenggang dan Sringin,"paparnya.

Ia menyebut, di Kaligawe merupakan  BPJN untuk melakukan penanganan. Mbak Ita mengaku pihaknya sudah  sudah rapat dengan BPJN dan berharap BPJN dan BBWS memahami kondisi dan posisi lokasi, karena Genuk adalah muara terakhir di rumah pompa Sringin dan Tenggang.

Di sisi lain, Mbak Ita telah memerintahkan BPBD dan DPU untuk menerjunkan masing-masing satu unit pompa mobile untuk mengatasi banjir di Kaligawe-Genuk. 

"Kami akan terus monitor dan menyampaikan maaf ada genangan yang tidak harusnya terjadi. Kemudian untuk menarik cepat airnya, kita upayakan di belakang Kampus Unissula kita lakukan penarikan melalui pompa mobile," pungkasnya. (den/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#tergenang #semarang #Rumah Pompa #BANJIR #Genuk #HUJAN #kaligawe